Menu

Mode Gelap
Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat  Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

News · 31 Mei 2022 17:24 WITA

Gubernur Sulsel Dapat Penghargaan Kemendikbudristek RI


 Gubernur Sulsel Dapat Penghargaan Kemendikbudristek RI Perbesar

MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, Prof. E. Aminuddin Aziz pada acara Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Dalam Dokumen Lembaga di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, 31 Mei 2022.

Penghargaan tersebut atas peran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam pembinaan dan pemartabatan bahasa negara di ruang publik dan pelestarian bahasa daerah melalui Peraturan Gubernur tentang Pembinaan Bahasa Daerah.

“ Terima kasih atas kepedulian bapak Gubernur untuk kepedulian pada pengembangan bahasa Indonesia dan kepedulian pada perlindungan pada sastra daerah. Pada kesempatan ini menyampaikan piagam penghargaan khusus kepada Bapak Gubernur Sulsel (Andi Sudirman Sulaiman),” ungkap Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, Prof. E. Aminuddin Aziz.

Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah bahasa perjuangan, bahasa negara dan bahasa resmi serta menjadi bahasa persatuan. Ia pun memuji kepedulian Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Andi Sudirman akan pentingnya bahasa dan sastra Indonesia.

“Ini apresiasi dari kami dan menjadikan motivasi yang semakin baik dan kuat untuk pemanfaatan bahasa negara dan perlindungan sastra daerah di wilayah Sulsel,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen dalam pembinaan dan pemartabatan bahasa negara di ruang publik dan pelestarian bahasa daerah. Provinsi Sulsel sendiri memiliki 3 Bahasa Mayor yaitu Bahasa Bugis, Bahasa Makassar dan Bahasa Toraja.

“Bahasa Daerah adalah jati diri suku bangsa. Olehnya itu, bahasa daerah perlu terus dilestarikan dan dijaga dari kepunahan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menggalakkan dan mengutamakan Bahasa Indonesia, Melestarikan Bahasa Daerah dan Menguasai Bahasa Asing.

“Salah satu upaya yang kita lakukan untuk melestarikan bahasa daerah di Sulsel adalah menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal wajib yang diajarkan pada jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas, melalui Peraturan Gubernur Sulsel,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula dilakukan Penandatanganan nota kesepakatan antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek dan Pemerintah Provinsi Sulsel tentang pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra Indonesia dan Daerah. Kegiatan ini dikuti pula oleh Pemkot Makassar, Pemkab Maros, Pemkab Enrekang dan Pemkab Majene. (**)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat 

16 April 2024 - 19:34 WITA

Apel Pagi Pasca Libur Lebaran, Pj Sekda Sampaikan Belasungkawa Bencana Toraja dan Luwu

16 April 2024 - 19:14 WITA

Halal Bihalal IKAFE UNHAS Lebih Tersebar dan Kreatif 

16 April 2024 - 15:02 WITA

Ibu dan Anak Korban Longsor di Tana Toraja 

16 April 2024 - 08:31 WITA

PJ Gubernur Sulsel Tinjau Kondisi Longsor Tana Toraja

16 April 2024 - 08:22 WITA

Catat Tanggalnya! IKA 588 Bakal Menggelar Halal Bihalal di Vasaka Hotel

13 April 2024 - 09:09 WITA

Trending di News