Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 31 Mei 2022 17:24 WITA

Gubernur Sulsel Dapat Penghargaan Kemendikbudristek RI


 Gubernur Sulsel Dapat Penghargaan Kemendikbudristek RI Perbesar

MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, Prof. E. Aminuddin Aziz pada acara Sosialisasi Pengutamaan Bahasa Negara di Ruang Publik dan Dalam Dokumen Lembaga di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, 31 Mei 2022.

Penghargaan tersebut atas peran Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dalam pembinaan dan pemartabatan bahasa negara di ruang publik dan pelestarian bahasa daerah melalui Peraturan Gubernur tentang Pembinaan Bahasa Daerah.

“ Terima kasih atas kepedulian bapak Gubernur untuk kepedulian pada pengembangan bahasa Indonesia dan kepedulian pada perlindungan pada sastra daerah. Pada kesempatan ini menyampaikan piagam penghargaan khusus kepada Bapak Gubernur Sulsel (Andi Sudirman Sulaiman),” ungkap Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek, Prof. E. Aminuddin Aziz.

Menurutnya, Bahasa Indonesia adalah bahasa perjuangan, bahasa negara dan bahasa resmi serta menjadi bahasa persatuan. Ia pun memuji kepedulian Pemprov Sulsel dibawah kepemimpinan Andi Sudirman akan pentingnya bahasa dan sastra Indonesia.

“Ini apresiasi dari kami dan menjadikan motivasi yang semakin baik dan kuat untuk pemanfaatan bahasa negara dan perlindungan sastra daerah di wilayah Sulsel,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen dalam pembinaan dan pemartabatan bahasa negara di ruang publik dan pelestarian bahasa daerah. Provinsi Sulsel sendiri memiliki 3 Bahasa Mayor yaitu Bahasa Bugis, Bahasa Makassar dan Bahasa Toraja.

“Bahasa Daerah adalah jati diri suku bangsa. Olehnya itu, bahasa daerah perlu terus dilestarikan dan dijaga dari kepunahan,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menggalakkan dan mengutamakan Bahasa Indonesia, Melestarikan Bahasa Daerah dan Menguasai Bahasa Asing.

“Salah satu upaya yang kita lakukan untuk melestarikan bahasa daerah di Sulsel adalah menjadikannya sebagai mata pelajaran muatan lokal wajib yang diajarkan pada jenjang pendidikan dasar hingga pendidikan menengah atas, melalui Peraturan Gubernur Sulsel,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini pula dilakukan Penandatanganan nota kesepakatan antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbudristek dan Pemerintah Provinsi Sulsel tentang pengembangan, pembinaan, dan perlindungan bahasa dan sastra Indonesia dan Daerah. Kegiatan ini dikuti pula oleh Pemkot Makassar, Pemkab Maros, Pemkab Enrekang dan Pemkab Majene. (**)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Lomba Rakyat Warnai HUT RI ke-81 di BTN Cempaka Putih Selatan, Berlangsung 2 Hari 2 Malam

17 Agustus 2026 - 16:09 WITA

Armada Arfan, Mahasiswa STIMI YAPMI Makassar Raih Juara I Fashion Wastra 2026 di Sidrap

10 Agustus 2026 - 09:46 WITA

STIMI Yapmi Makassar Jadikan BUMDes Kecamatan Pitu Riase Percontohan Pengelolaan Berkelanjutan

3 Agustus 2026 - 14:30 WITA

MAC Kembali Tebar Kepedulian, Salurkan Santunan untuk Dhuafa dan Panti Asuhan di Makassar

31 Juli 2026 - 16:54 WITA

16 Mahasiswa STIMI Yapmi Makassar Siap Ikuti Ujian Skripsi Tahap I

30 Juli 2026 - 09:24 WITA

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Trending di News