Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 18 Jun 2022 15:01 WITA

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beri Kuliah Umum di Uniba


 Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beri Kuliah Umum di Uniba Perbesar

KALTIM, – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong akademisi kampus di Kaltim dan Kaltara untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan hidyro power sebagai energi listrik dari tenaga air. Karena Kaltim dan Kaltara memiliki sumber potensial melimpah dari aliran air sungai. Kaltara contoh dengan sungai Kayan mampu menghasilkan energi air untuk listrik 10 -12 ribu MW.

Airlangga menyebut IKN yang akan dibangun mengedepan konsep energi hijau dan bersih. Kaltara katanya memiliki potensial hydro power yang dapat mendukung IKN baru.

Kita tahu deman listrik adanya di Jawa, Sumatra juga pulau lain sehingga kalau untuk mentransmisi dari Kaltara ke Jawa itu butuh bawah laut jaraknya panjang. Karena itu pemerintah dorong industri masa depan green hydrogen. Diharapkan bisa diambil dari Kaltara ini seperti LNG, hydrogen untuk dibawa ke berbagai daerah, tentu ini akan mendorong para pengusaha perkapalan sepeerti pak Rudi Masud kalau diganti hydrogentetap bisa berjaya tidak merubah,”jelas Airlangga saat memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Universitas Balikpapan, Sabtu (18/6/2022).

Ketua Umum Golkar ini manyampaikan kampus-kampus di Kaltim Kaltara seperti Uniba ini untuk dapat memiliki center of hydogen karena hydrogen ini the nex generation of oil and gas. “karakternya sama dengan minyak dan gas bisa ditransport hampir sama dengan LNG bisa dalam bentuk gas atau cair tapi bahan bakunya air dan disini adala rajanya air di Kaltim dan Kaltara,” ujarnya.

“Kalau diproduksi di Kaltara jadi the lowest cost of hydrogen di region Asia Pasifik. Jadi ini yang sesuatu serius apalagi disini banyak insyiurnya. Jadi ini harus menjadi center,” tandasnya.

Menjawab tantangan ini, Rektor Uniba Isradi Zainal menyatakan kampusnya menjadi salah satu yang intens untuk mengisi apa saja yang dibutuhkan bagi pengembangan IKN. “Terkait visi green, smart, sustainable, energi baru terbarukan, uniba yang terdepan karena bekerjasama dengan persatuan Insinyur Indonesia dan asosiasi profesi lainya,” katanya.

Uniba saat ini sedangmelakukan pemetaan di 2022-2024, kita ingin pembangunan infrastruktur identik dengan pembangunan SDM. Ketika ada pembangunan infratruktur kami bangun SDM, human capital,” tukasnya. (naim/red)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News