Menu

Mode Gelap
Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat  Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

News · 18 Jun 2022 15:01 WITA

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beri Kuliah Umum di Uniba


 Menko Perekonomian Airlangga Hartarto Beri Kuliah Umum di Uniba Perbesar

KALTIM, – Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong akademisi kampus di Kaltim dan Kaltara untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan hidyro power sebagai energi listrik dari tenaga air. Karena Kaltim dan Kaltara memiliki sumber potensial melimpah dari aliran air sungai. Kaltara contoh dengan sungai Kayan mampu menghasilkan energi air untuk listrik 10 -12 ribu MW.

Airlangga menyebut IKN yang akan dibangun mengedepan konsep energi hijau dan bersih. Kaltara katanya memiliki potensial hydro power yang dapat mendukung IKN baru.

Kita tahu deman listrik adanya di Jawa, Sumatra juga pulau lain sehingga kalau untuk mentransmisi dari Kaltara ke Jawa itu butuh bawah laut jaraknya panjang. Karena itu pemerintah dorong industri masa depan green hydrogen. Diharapkan bisa diambil dari Kaltara ini seperti LNG, hydrogen untuk dibawa ke berbagai daerah, tentu ini akan mendorong para pengusaha perkapalan sepeerti pak Rudi Masud kalau diganti hydrogentetap bisa berjaya tidak merubah,”jelas Airlangga saat memberikan kuliah umum dihadapan mahasiswa Universitas Balikpapan, Sabtu (18/6/2022).

Ketua Umum Golkar ini manyampaikan kampus-kampus di Kaltim Kaltara seperti Uniba ini untuk dapat memiliki center of hydogen karena hydrogen ini the nex generation of oil and gas. “karakternya sama dengan minyak dan gas bisa ditransport hampir sama dengan LNG bisa dalam bentuk gas atau cair tapi bahan bakunya air dan disini adala rajanya air di Kaltim dan Kaltara,” ujarnya.

“Kalau diproduksi di Kaltara jadi the lowest cost of hydrogen di region Asia Pasifik. Jadi ini yang sesuatu serius apalagi disini banyak insyiurnya. Jadi ini harus menjadi center,” tandasnya.

Menjawab tantangan ini, Rektor Uniba Isradi Zainal menyatakan kampusnya menjadi salah satu yang intens untuk mengisi apa saja yang dibutuhkan bagi pengembangan IKN. “Terkait visi green, smart, sustainable, energi baru terbarukan, uniba yang terdepan karena bekerjasama dengan persatuan Insinyur Indonesia dan asosiasi profesi lainya,” katanya.

Uniba saat ini sedangmelakukan pemetaan di 2022-2024, kita ingin pembangunan infrastruktur identik dengan pembangunan SDM. Ketika ada pembangunan infratruktur kami bangun SDM, human capital,” tukasnya. (naim/red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Srikandi Tangguh PLN Lalui Segala Tantangan Wujudkan Listrik Berkeadilan di Sulselrabar

19 April 2024 - 19:49 WITA

Sambut Kajati Baru Sulsel, Pj Gubernur Bangun Perkenalan Lewat Temu Silaturahmi

19 April 2024 - 11:54 WITA

PJ Gubernur Sulsel Apresiasi Basarnas  dalam Penanganan Bencana 

19 April 2024 - 11:48 WITA

Awali Berkantor, Kajati Sulsel Gelar Halal Bihalal bersama Jajaran

18 April 2024 - 16:24 WITA

Alumni IKA 588 Tersebar di Seluruh Indonesia Hadir di Halal Bihalal

17 April 2024 - 22:58 WITA

Gelar Rapat Pengurus, IKA 588 Bakal Membuat Website Database Alumni

17 April 2024 - 17:29 WITA

Trending di News