Menu

Mode Gelap
Indonesia Berhasil Kirim Bantuan ke Gaza via Pesawat Hercules C130 TNI AU H-1 Lebaran, 100.776 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dijadwalkan Khatib Shalat Idulfitri di Anjungan City of Makassar  Lonjakan Pemudik Capai 56 Persen, Presiden Jokowi: Mudik Lebih Awal Gudang Amunisi Terbakar, Pangdam Jaya :  Bahan Peledak Sudah Kedaluwarsa 

Nasional · 23 Jun 2022 00:57 WITA

Kemendagri Himbau Teliti Lebih Dahulu Dalam Menggunakan Jasa Perbankan dan Investasi


 Kemendagri Himbau Teliti Lebih Dahulu Dalam Menggunakan Jasa Perbankan dan Investasi Perbesar

JAKARTA – Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mengapresiasi perkembangan layanan dan transaksi perbankan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang merupakan Bank Milik Pemerintah Tertua dan Terbesar di Indonesia yang telah bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi saat ini yaitu berbasis elektronik.

“Semula kita harus datang ke bank. Kini, kita dapat bertransaksi dari mana saja dan kapan saja, hanya diperlukan sebuah kartu kecil atau handphone untuk berbagai macam transaksi perbankan, sudah zamannya _cashlesss_ , dan sangat praktis untuk membayar sesuatu maupun tarik setor tunai sudah cukup dengan kartu atau hanya scan barcode dari handphone kita,” kata Teguh saat memberi sambutan pada acara sosialisasi produk BRI di lingkungan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri secara daring, Senin (20/6/2022).

Melalui acara silaturahmi ini, dapat menambah pemahaman dan memberi banyak manfaat kepada seluruh ASN Ditjen Bina Pembangunan Daerah berkaiatan dengan transaksi keuangan dan pengelolaan keuangan pribadi di bank, khususnya produk, layanan, dan fasilitas dari BRI, mulai dari perencanaan keuangan, pemenuhan kebutuhan hidup, membuka peluang usaha dan investasi.

“Mulai dari sekarang, kita dapat memberikan perhatian lebih dalam pengelolaan keuangan untuk menjaga ekonomi keluarga pada saat ini dan masa mendatang, terlebih masa pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi global yang mana sangat diperlukan ketenangan, kesabaran, dan berpikir matang atau tidak terburu-buru,” ungkap Teguh.

Khusus investasi, Teguh meminta pegawai di lingkungan Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri lebih berhati-hati. “Kita harus memiliki data dan informasi yang valid dari narasumber terpercaya untuk selanjutnya kita dapat mengambil keputusan yang baik agar tidak terjadi risiko kerugian di belakang,” pungkas Teguh, (**).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Warga Perumahan Permata Mutiara Laksanakan Sholat Idul Fitri 

10 April 2024 - 07:48 WITA

Indonesia Berhasil Kirim Bantuan ke Gaza via Pesawat Hercules C130 TNI AU

10 April 2024 - 03:26 WITA

Pemerintah Menetapkan 1 Syawal 1445H Rabu 10 April 2024

9 April 2024 - 23:32 WITA

Polri Himbau Masyarakat tak Berkonvoi saat Malam Takbiran 

9 April 2024 - 21:07 WITA

Kecelakaan KM 58 Tol Cikampek, Kakorlantas:Contraflow Dihentikan Sementara

8 April 2024 - 19:26 WITA

Kecelakaan Beruntun tiga kendaraan di Tol Cikampek, 9 Dikabarkan Meninggal Dunia

8 April 2024 - 13:09 WITA

Trending di Nasional