Menu

Mode Gelap
Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat  Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024 Pelepasan One Way, Kakorlantas Imbau Pemudik Jaga Toleransi Sesama Pengendara

Nasional · 25 Jun 2022 08:32 WITA

Isran : Saya Bisa Jadi Presiden, Kalau Ada Gempa Bumi


 Isran : Saya Bisa Jadi Presiden, Kalau Ada Gempa Bumi Perbesar

Balikpapan– Perebutan kursi calon Presiden Republik Indonesia rupanya pernah dirasakan Gubernur Kaltim, Isran Noor. Sayangnya Isran gagal melanjutkan perjuangannya pada tahun 2014 silam.

Hal itu diutarakan langsung orang nomor satu di Kaltim itu saat pelepasan jemaah haji kloter kedua asal Kaltim di Asrama Haji, Balikpapan pada Kamis malam (23/6). Dihadapan para calon jemaah haji, Isran menceritakan bagaimana dirinya pernah mencalonkan diri sebagai Presiden. Sayangnya Isran gagal alias tidak masuk dalam bursa calon Presiden kala itu.

” Pernah saya mau calon presiden 2013-2014 nggak jadi. Tapi sekarang Istana mendekati saya,” ujarnya disambut tepuk tangan para calhaj.

Isran juga terlihat menghibur diri dan para calon jemaah bahwa dirinya bisa saja memenangkan kursi Presiden kala itu.

“Bisa aja, kalau ada gempa bumi dan saya hidup sendiri, peluangnya besar. Kalau masih hidup semua, ini hidup, itu hidup ya berat,” tuturnya disambut tawa para calhaj.

Meski begitu, perpindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim turut diapresiasi Isran Noor. Dirinya mengatakan kantor pusat pemerintahan sekaligus Istana Presiden juga akan berdiri di tanah Kalimantan itu.

Isran mengatakan terpilihnya Kaltim sebagai Ibu Kota Negara yang baru bukanlah sesuatu hal yang gampang. Sebab Kaltim harus bersaing dengan Kalimantan Tengah (Kalten) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dinilai lebih layak saat itu.

“Itu tidak gampang, bagaimana penetapan Kaltim sebagai lokasi Ibu Kota itu tidak ujuk-ujuk. Karena Kalteng paling tinggi skornya, nomor dua itu Kalimantan Selatan. Nah Kalimantan Timur itu paling rendah skornya. Tapi justru yang paling rendah skornya ditetapkan oleh Presiden,” ungkapnya, (**).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia

16 April 2024 - 19:24 WITA

Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah

16 April 2024 - 19:19 WITA

Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

16 April 2024 - 14:44 WITA

Pelepasan One Way, Kakorlantas Imbau Pemudik Jaga Toleransi Sesama Pengendara

14 April 2024 - 01:09 WITA

Puncak Arus Balik Diprediksi Mulai Minggu Hingga Senin

13 April 2024 - 21:58 WITA

Warga Perumahan Permata Mutiara Laksanakan Sholat Idul Fitri 

10 April 2024 - 07:48 WITA

Trending di Nasional