Menu

Mode Gelap
BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron

Daerah · 29 Jun 2022 22:14 WITA

Pertamina Refinery Unit RU V  Mengaku Cukup Transparan Menyampaikan Informasi


 Pertamina Refinery Unit RU V  Mengaku Cukup Transparan Menyampaikan Informasi Perbesar

BALIKPAPAN- Pertamina Refinery Unit (RU) V mengaku cukup transparan menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan proyek perluasan kilang Balikpapan atau Refinery Development Master Plan (RDMP).

Hal ini disampaikan Area Manager Communication, Relation dan CSR PT Pertamina RU V Balikpapan, Ely Chandra Perangin-Angin dalam diskusi publik dengan tajuk “Pasca Insiden Ledakan Kilang Pertamina Balikpapan” yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia Kalimantan Timur (AMSI-Kaltim) secara virtual, pada Selasa (31/5/2022).

Menurutnya, Pertamina dalam menjalankan usahanya, tunduk dan taat dengan aturan perundang-undangan yang telah diatur pemerintah. Terkait ledakan di plant 5 Unit Hydro Skimming Complex, Minggu 15 Mei 2022.

Ia mengatakan, akan dilakukan evaluasi bersama dan untuk kepentingan penyelidikan oleh Polda Kaltim dan Polresta Balikpapan pihaknya akan memberikan akses seluas-luasnya.

Menanggapi hal tersebut Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pasca insiden ledakan Kilang Pertamina Balikpapan pihaknya terus melakukan penyelidikan dan saat ini sedang menunggu hasil dari Laboratorium Forensik (Labfor) Surabaya.

“Meskipun kami ada dalam Pam Obvit Kilang Pertamina, kami tidak bisa sampai ke ring 1 sebab area ini diperuntukan bagi pekerja yang memiliki kualifikasi teknis,” akunya.

Pengamat Kebijakan Publik Hery Sunaryo mengatakan, perlu adanya keterbukaan informasi seluas-luasnya bagi masyarakat mapun media terkait perkembangan proyek perluasan kilang tersebut.

“Perlu informasi seluas-luasnya dari Pertamina kepada masyarakat dan media terhadap proyek pembangunan kilang ini. Agar dampak ekonominya bisa dirasakan oleh masyarakat Balikpapan,” harapnya.

Sementara itu, akademisi DR Piatur Pangaribuan mengatakan, perlu tindakan tegas dari pemerintah agar insiden yang telah merengut nyawa pekerja kilang ini tidak terulang kembali.

Ia juga meminta kepada Pertamina RU V Balikpapan agar membuka diri dengan membangun komunikasi dengan masyarakat dan media agar tidak menimbulkan miskomunikasi.

“Karena itu, kami bersama masyarakat dan rekan-rekan media akan terus mengawal perkembangan insiden yang menimpa pekerja di Kilang Pertamina Balikpapan,”pungkas mantan Rektor Universitas Balikpapan (Uniba) ini. (naim)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Monitoring Inflasi, Bank Indonesia Sulsel Puji Penanganan Inflasi Bulukumba

14 Mei 2024 - 16:46 WITA

BKPSDM Luwu Bekali ASN Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa Level-1

24 April 2024 - 07:49 WITA

Jelang Lebaran, PJ Bupati Sinjai Operasi Pasar

5 April 2024 - 15:31 WITA

Tanam Perdana Pisang Cavendish di Lutim, Petani Terharu Terima Bantuan Bibit

4 Januari 2024 - 23:18 WITA

154 IKM di Sidrap terima sertifikat Halal

19 Desember 2023 - 17:17 WITA

Gerakan Sejuta Al-Qur’an IKA 588 Disejumlah Masjid di Maros dan Makassar

7 Desember 2023 - 10:02 WITA

Trending di Daerah