Menu

Mode Gelap
BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron

Sulsel · 28 Jul 2022 20:31 WITA

Atasi Anak Putus Sekolah Bappelitbangda Sulsel Launching Pasti Beraksi


 Atasi Anak Putus Sekolah Bappelitbangda Sulsel Launching Pasti Beraksi Perbesar

MAKASSAR — Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2020 terungkap jumlah anak tidak sekolah di Sulawesi Selatan cukup tinggi, berkisar antara angka 163 ribu anak pada usia 7 s/d 18 tahun. Kondisi memprihatinkan tersebut mendorong Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Sulawesi Selatan (Bappelitbangda Sulsel) melaunching program Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Kolaborasi (Pasti Beraksi)

Launching program Pasti Beraksi yang merupakan sebuah inovasi yang diharapkan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi anak putus sekolah di Sulawesi Selatan yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Anak Nasional tersebut bertempat di Baruga Karaeng Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis, 28 Juli 2022.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berkesempatan hadir melaunching program tersebut. Dalam sambutannya Ia mengatakan melalui program ini Pemprov Sulsel mampu mengurangi angka anak putus sekolah. Hal ini merupakan sebuah tantangan untuk Pemerintah Provinsi Sulsel bagaimana mengatasi masalah anak putus sekolah. Untuk itu Pemprov Sulsel termasuk Kabupaten /Kota telah berkomitmen serta berkolaborasi bersama TNI Polri dalam menangani masalah tersebut.

“Ini sudah terbukti dalam satu tahun kita jalankan sudah menyelesaikan atau menurunkan sekitar 14.700 anak putus sekolah  menjadi kembali sekolah,” jelas Andi Sudirman.

Andi sudirman juga memberikan apresiasi terhadap Unicef yang telah memberikan dukungan dan dan pendampingan terhadap terhadap rencana ini agar berhasil lebih maksimal.

Sementara itu ditemuai seusai acara Kepala Badan Bappelitbangda Darmawan Bintang mengatakan kegiatan atau program ini merupakan cara bagaimana mengatasi permasalahan pendidikan untuk generasi muda agar generasi generasi penerus bangsa ini bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

“Kebanyakan anak-anak kita ini putus sekolah  dengan berbagai macam alasan. Apakah karena ketiadaan pembiayaan, kemudian karena nikah dini. Kita berharap dengan adalanha program ini ada pendataan yang jelas sehingga ada langkah-langkah nyata secara terkoordinasi untuk membujuk mereka agar mereka kembali bisa bersekolah, pungkas Darmawan Bintang. (**)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Jadi Pilot Project ILP, Kemenkes Tinjau Puskesmas Bontobangun 

17 Mei 2024 - 23:12 WITA

PJ Bupati Luwu Resmi Buka Rapat Koordinasi Forkopimda, Ini Poin Penting Dibahas!

19 Maret 2024 - 11:27 WITA

KPU Sulteng menetapkan rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara Calon DPD

19 Maret 2024 - 05:28 WITA

Selesai Mencoblos, Pj Gubernur Sulsel Imbau Warga Segera ke TPS Salurkan Hak Pilih

14 Februari 2024 - 10:18 WITA

Bupati Barru Dukung Program CSR BRI Peduli Stunting

24 Januari 2024 - 08:08 WITA

Pj Gubernur Sulsel Bertekad Kembalikan Kejayaan Wija To Luwu Lewat Sektor Pertanian

24 Januari 2024 - 07:37 WITA

Trending di Sulsel