Menu

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

News · 7 Sep 2022 15:52 WITA

Tanah Hibah Gubernur Sulsel Untuk Balai Diklat Indonesia Timur ke Basarnas


 Tanah Hibah Gubernur Sulsel Untuk Balai Diklat Indonesia Timur ke Basarnas Perbesar

MAROS– Badan Pertolongan dan Pencarian (Basarnas) Sulawesi Selatan menerima Sertifikat tanah seluas 10 Hektar yang diserahkan langsung dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros, Rabu 7 September 2022, di Kantor BPN Maros.

Hal tersebut dikatakan Dr. Djunaidi, S.Sos, MM, Kepala Basarnas Sulsel, terkait rekomendasi dari Gubernur Sulsel untuk memberikan kepada Basarnas guna dijadikan Balai Diklat Indonesia Timur. Dan segera dilaksanakan pembangunannya.

” Alhamdulillah hari ini Basarnas Sulsel dapat Sertifikat tanah seluas 10 Hektar dilokasi Tompobulu Maros. Bantuan dari Gubernur Sulsel dan masyarakat setempat sangat membantu kami dalam pelaksanaan Diklat SAR yang nantinya dijadikan balai diklat untuk Indonesia Timur, di Pusatkan di Sulsel, “kata Djunaedi .

Menurut Djunaedi, untuk balai diklat ini hampir setiap tahun dilaksanakan latihan, banyak program di Basarnas sehingga kami juga di Provinsi Sulawesi Selatan ini terus terang akan membantu dan sangat terbantu dengan adanya Balai diklat terhadap potensi yang ada seperti TNI Polri, Organisasi Kemasyarakatan, dan organisasi relawan dan SAR .

” Kami mengucapkan banyak Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel yang telah memberikan rekomendasi tanah hibah kepada kami serta mengucapkan banyak Terima kasih kepada seluruh Masyarakat tompobulu Maros yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan resesi dan penyerahan dari pada sertifikat yang diberikan kepada kami beserta kanwil BPN Sulawesi Selatan memberikan arahan dan binaan sehingga tercipta dan jadinya sertifikat tanah di atas lahan 10 hektar di tompobulu Maros, ” tambahnya.

Lebih jauh Djunaedi juga mengatakan
Rencana pembangunan di atas lahan 10 Hektar tersebut dilakukan di Tahun 2023, sementara diadakan penyusunan untuk gambar dan situsional yang ada dilahan tersebut .

” Semoga bisa tercapai, Kalau pun misalkan tidak dan pasti pembangunannya di 2024, ” tukas, (MM/**).

Artikel ini telah dibaca 244 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah

31 Agustus 2026 - 13:41 WITA

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi

30 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027

30 Agustus 2026 - 09:44 WITA

STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

28 Agustus 2026 - 09:49 WITA

Trending di News