Menu

Mode Gelap
BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron

News · 7 Sep 2022 15:52 WITA

Tanah Hibah Gubernur Sulsel Untuk Balai Diklat Indonesia Timur ke Basarnas


 Tanah Hibah Gubernur Sulsel Untuk Balai Diklat Indonesia Timur ke Basarnas Perbesar

MAROS– Badan Pertolongan dan Pencarian (Basarnas) Sulawesi Selatan menerima Sertifikat tanah seluas 10 Hektar yang diserahkan langsung dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Maros, Rabu 7 September 2022, di Kantor BPN Maros.

Hal tersebut dikatakan Dr. Djunaidi, S.Sos, MM, Kepala Basarnas Sulsel, terkait rekomendasi dari Gubernur Sulsel untuk memberikan kepada Basarnas guna dijadikan Balai Diklat Indonesia Timur. Dan segera dilaksanakan pembangunannya.

” Alhamdulillah hari ini Basarnas Sulsel dapat Sertifikat tanah seluas 10 Hektar dilokasi Tompobulu Maros. Bantuan dari Gubernur Sulsel dan masyarakat setempat sangat membantu kami dalam pelaksanaan Diklat SAR yang nantinya dijadikan balai diklat untuk Indonesia Timur, di Pusatkan di Sulsel, “kata Djunaedi .

Menurut Djunaedi, untuk balai diklat ini hampir setiap tahun dilaksanakan latihan, banyak program di Basarnas sehingga kami juga di Provinsi Sulawesi Selatan ini terus terang akan membantu dan sangat terbantu dengan adanya Balai diklat terhadap potensi yang ada seperti TNI Polri, Organisasi Kemasyarakatan, dan organisasi relawan dan SAR .

” Kami mengucapkan banyak Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel yang telah memberikan rekomendasi tanah hibah kepada kami serta mengucapkan banyak Terima kasih kepada seluruh Masyarakat tompobulu Maros yang telah banyak membantu dalam pelaksanaan resesi dan penyerahan dari pada sertifikat yang diberikan kepada kami beserta kanwil BPN Sulawesi Selatan memberikan arahan dan binaan sehingga tercipta dan jadinya sertifikat tanah di atas lahan 10 hektar di tompobulu Maros, ” tambahnya.

Lebih jauh Djunaedi juga mengatakan
Rencana pembangunan di atas lahan 10 Hektar tersebut dilakukan di Tahun 2023, sementara diadakan penyusunan untuk gambar dan situsional yang ada dilahan tersebut .

” Semoga bisa tercapai, Kalau pun misalkan tidak dan pasti pembangunannya di 2024, ” tukas, (MM/**).

Artikel ini telah dibaca 138 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Korban Air Terjun Jami Maros Ditemukan Setelah Basarnas Lakukan Penyelaman Lima Meter

13 Juli 2024 - 12:41 WITA

Melalui Program TJSL, PLN Dukung Pelaku UMKM Dengan Mengadakan Pelatihan Desain Produk

13 Juli 2024 - 12:08 WITA

Pangdam XIV/Hsn Melaksanakan Kunker di Kodim 1403/Palopo, Tatap Muka Langsung Dengan Prajuritnya

12 Juli 2024 - 11:18 WITA

Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil, PLN Ajukan 3 Triliun PMN 2025

11 Juli 2024 - 12:38 WITA

Penggunaan Kendaraan Listrik Semakin Masif, 30 SPKLU di Sulselrabar Catat Kenaikan Transaksi Signifikan 

10 Juli 2024 - 16:21 WITA

Sambut Hari Anak Nasional, PLN Gelar Khitan Massal Gratis di Bulan Muharram

9 Juli 2024 - 12:30 WITA

Trending di News