Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 11 Sep 2022 09:30 WITA

Warga Perumahan Grand Sulawesi Bontomarannu Resah Makin Maraknya Kasus Pencurian


 Warga Perumahan Grand Sulawesi Bontomarannu Resah Makin Maraknya Kasus Pencurian Perbesar

GOWA– Aksi pencurian knalpot motor kembali terjadi di kompleks Grand Sulawesi Bontomarannu pada minggu dini hari, 11 September 2022. Sontak hal ini membuat warga kompleks Grand Sulawesi menjadi semakin resah.

Febri salah satu warga Blok U Grand Sulawesi Bontomarannu pernah menjadi korban pencurian knalpot motor mengatakan bahwa pencurian knalpot motor ini adalah pencurian yang ke 9 selama kurang lebih 2 bulan terakhir.

“Peristiwa pencurian dikompleks ini semakin meresahkan warga kompleks karena ini adalah kejadian ke 9 kalinya selama kurung waktu 2 bulan terakhir, namun sampai pada saat ini pelakunya belum juga ditangkap,” ungkap Febri dengan kesal.

Febri menambahkan bahwa dia bersama korban lain dan juga warga sudah melapor kepihak kepolisian setempat namun sampai saat ini kasus ini belum terungkap.

“Kami bersama warga kompleks termasuk juga bersama korban lain sudah melaporkan kajadian yang serupa pada hari rabu, 7 September 2022 lalu.Namun sampai saat ini kasus tersebut belum juga terungkap”. Tambah Febri.

Taufik warga lain yang juga pernah menjadi korban pencurian knalpot motor sangat berharap kepada aparat kepolisian untuk lebih tegas mengungkap kasus ini.

“Saya sangat berharap kepada pihak kepolisian agar lebih tegas untuk mengungkap kasus ini agar warga kompleks Grand Sulawesi Bontomarannu bisa tenang”. Harap Taufik.

Sementara itu Ketua RW di Perumahan Grand Sulawesi Bontomarannu Dr. H. Masdar, M. Pd saat dikonfimasi masalah keamanan kompleks, mengukapkan bahwa sebenarnya persoalan keamanan kompleks Grand Sulawesi Bontomarannu sebenarnya masih menjadi tanggung jawab developer.

“Persoalan keamanan dalam kompleks Grand Sulawesi Bontomarannu sebenarnya masih menjadi tanggung jawab developer, ” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat kita akan bertemu dengan warga, pihak developer, Binmas, dan Babinsa membahas langkah taktis dan strategis untuk menuntaskan masalah ini.

” Insya Allah besok atau lusa kita akan bertemu dengan warga bersama pihak developer dan juga Binmas serta Babinsa untuk membahas langkah-langkah taktis dan strategis untuk menuntaskan permasalahan ini, “tukas, (rif/red).

Artikel ini telah dibaca 204 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Persaingan Kandidat Ketua PWI Gowa Mengerucut ke Muh Amin

3 Desember 2025 - 20:40 WITA

3 Jam, 39 Kantong Darah Terkumpul — Donor Darah IKA 588 Berhasil Digelar

1 Desember 2025 - 09:18 WITA

MAC Peduli Korban Banjir Kota Solok, Salurkan Bantuan dan Buka Dapur Umum

27 November 2025 - 21:03 WITA

Ayo, Donor! 3 Hari Lagi Aksi Donor Darah di CFD Boulevard – Minggu, 30 November 2025

26 November 2025 - 20:21 WITA

MENGHIDUPKAN KEMBALI KOPERASI DI BUMI PERTIWI: Sebuah Sintesis Epistemologis

21 November 2025 - 23:02 WITA

Jangan Lewatkan Aksi Donor Darah Alumni Angkatan 88 SMA 5, MAC Dukung Penuh

20 November 2025 - 21:09 WITA

Trending di News