Menu

Mode Gelap
Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar Menhub Ungkap Progres Pembangunan Bandara di IKN, Di Laut Disediakan Pinisi Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam

Nasional · 19 Sep 2022 19:19 WITA

Wacana Pemakaian Kompor Listrik ‘Ribet’ Menambah Banyak Masalah?


 Wacana Pemakaian Kompor Listrik ‘Ribet’ Menambah Banyak Masalah? Perbesar

Jakarta – Gas elpiji 3kg akan digantikan oleh kompor listrik 1.000 watt. Kementerian ESDM menyebut ini sudah dilakukan uji coba.

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan mengungkapkan rencana konversi dari elpiji ke kompor induksi akan menambah banyak masalah.

“Pertama dari daya listrik, kelompok bawah harus migrasi paling sedikit ke daya 1200VA, artinya biaya pemakaian listrik pasti akan naik, jauh lebih besar dari biaya elpiji 3kg,” kata dia saat dihubungi, Sabtu (17/9/2022), Hari lalu, Dilansir Detik.com

Selanjutnya kompor gas dan peralatan masak yang lama banyak yang tidak bisa dipakai lagi, masyarakat harus beli peralatan masak yang sesuai dengan kompor listrik induksi.

Anthony menduga kebijakan ini ditempuh untuk membantu permasalahan keuangan PLN, agar pemakaian konsumsi listrik meningkat, karena saat ini PLN mengalami oversupply.

“Hal ini berarti sama saja rakyat miskin, rakyat kelompok bawah, diminta menambal defisit PLN. Permasalahan PLN seharusnya ada di hulu, atau pembangkit, ini yang harus diefisienkan, bukan malah mengalihkan permasalahan ini ke rakyat miskin,” jelas dia.

Menurut dia Gas elpiji 3kg juga masih dipakai oleh banyak pedagang kecil, mereka tidak mungkin pakai kompor induksi, (MM/Red).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar

15 Juli 2024 - 16:02 WITA

Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air

15 Juli 2024 - 14:58 WITA

Ribuan Umat Buddha Ikuti Perjalanan Bakti

14 Juli 2024 - 10:52 WITA

Presiden Jokowi Kunjungi RSUD di Bulukumba 

5 Juli 2024 - 17:01 WITA

Presiden Jokowi Kunjungi RSUD Sinjai

4 Juli 2024 - 16:46 WITA

Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Sulawesi Selatan 

4 Juli 2024 - 16:22 WITA

Trending di Nasional