Menu

Mode Gelap
BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron

Internasional · 8 Okt 2022 03:55 WITA

Gubernur Sulteng Bakal Jadikan Korea Selatan Sebagai Mitra 


 Gubernur Sulteng Bakal Jadikan Korea Selatan Sebagai Mitra  Perbesar

KORSEL — Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura bersama rombongan berkunjung ke Korea Selatan atas Inisiatif K-Woter (BUMN) dalam rangka kerja sama terkait dengan bidang pengembangan riset dan pembangunan kapasitas SDM. Kamis, 6 Oktober 2022.

Pada kesempatan itu, Gubernur didampingi, Kadis ESDM, Plt. Kadis Cipta Karya dan SDA, Kadis PTSP dan Bupati Tojo Una – Una, Tim Ahli Gubernur Bidang HAM dan Pemberdayaan Masyarakat.

National Research Coumcil (NRC), adalah lembaga strategis global masa depan Korea Selatan yang secara terus menerus melahirkan visi baru bagi Korea Selatan yang dibawahi langsung oleh perdana menteri.

Pada tahun 2018, Kementrian Industri telah menandatangani MoU tentang kerjasama penelitian (research coorporation) untuk indonesia 4.0. Project komponen dalam MoU tersebut yaitu ; joint research, capacity buinding, dan networking build up.

Dalam pertemuan dengan NRC, Gubernur Sulteng diterima langsung oleh Sekertaris Jenderal Ilpyo Hong didampingi oleh Direktur Lembaga Pengembangan Kawasan Strategis dan Lembaga Kajian Lingkungan Hidup.

Sekretaris jenderal NRC nenyambut baik kedatangan dan keinginan Gubernur Sulteng untuk bekerja sama dengan NRC, terkait beberapa bidang yang salah satunya adalah project air bersih dan energi.

Dalam kesempatan yg sama, Gubernur Sulteng Rusdy Mastura juga sangat menyambut baik dan sungguh2 atas apresiasi tersebut karena memang sulteng yang gencar membangun membutuhkan rancangan dan rencana yang lebih modern, berkelanjutan dan berpegang pada kaidah-kaidah kelestarian lingkungan hidup.

Selanjutnya, Gubernur Sulteng secara tegas mengatakan, akan menjadikan Korea Selatan sebagai mitra utama untuk perencanaan dan percepatan pembangunan di Sulteng, mengingat sumber daya alam dan geopolitik strategis Sulteng setelah adanya Ibu Kota Nusantara (IKN).

Gubernur Sulteng berharap agar pembicaraan ini segera ditindaklanjuti dan mengundang NRC berkunjung ke Sulteng dan undangan tersebut disambit baik.

Olehnya, Kedua belah pihak sepakat akan mengkongkritkan kerjasama untuk kemajuan pembangunan di Sulteng yaitu ; (1) Kerjasama peningkatan atas kapasitas sumber daya manusia dibidang penelitian dan perencanaan kebijakan melalui pendidikan dan magang. (2) Restrukturisasi perencanaan kawasan, dalam hal ini ada tiga yg akan di jadikan pailiting yakni ; KPN (pangan), KEK dan Kawasan Baru di Banggai.

(Jam’un/**)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

KNO 02 Delay Lebih Lima Jam, Kemenag Minta Garuda Profesional

25 Juni 2024 - 07:31 WITA

Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji

20 Juni 2024 - 06:11 WITA

12 Kloter Tutup Rangkaian Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia dari Madinah ke Makkah

1 Juni 2024 - 21:04 WITA

UNJ dan University of Canberra Jajaki Kerjasama program double degree Magister Pendidikan Bahasa

22 Februari 2024 - 16:20 WITA

Beri Kontribusi Nyata Misi Perdamaian, UNMISS Beri Penghargaan Personel Polri

1 Februari 2024 - 13:32 WITA

Tahun ini, Indonesia akan Berangkatkan 241 ribu Jemaah Haji 

9 Januari 2024 - 11:51 WITA

Trending di Internasional