Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 25 Okt 2022 21:31 WITA

Kenalkan Makassar Lewat Inovasi Sombere Smart City, Danny Jadi Pembicara Seminar Internasional FT Unhas


 Kenalkan Makassar Lewat Inovasi Sombere Smart City, Danny Jadi Pembicara Seminar Internasional FT Unhas Perbesar

MAKASSAR– Tampil memukau dalam seminar international yang diadakan Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin di Jalan Bontomarannu Km 6 Kabupaten Gowa, Selasa (25/10/2022) Danny Pomanto mengenalkan Kota Makassar pada peserta yang hadir.

Wali Kota Makassar ini didaulat sebagai keynoted speaker dalam seminar The 6th EPI International Conference on Science and Engineering (EICSE2022) dengan tema Strengthening IUG-Based Research and Digital Innovation for Supporting The Sustainability and Development Goals.

Dihadapan peserta yang berasal bukan hanya dari mahasiswa Teknik Unhas tapi juga tamu international ini, Wali Kota Makassar mengenalkan Kota Makassar melalui sejarah dan budayanya.

“Kemajuan suatu daerah bergantung pada sinkronisasi pemerintah juga stake holder dan masyarakatnya. Yang harus dipahami bersama bahwa tiap daerah memiliki persoalannya masing-masing dan tiap pemimpin memiliki keterbatasan waktu,serta pemimpin memiliki pengikut dan juga pembenci. Jadi tiap derah berbeda dalam penanganannya,” jelas Danny.

Ia menambahkan meskipun dengan keterbatasan yang ada, seorang pemimpin harus senantiasa berkreasi dan melahirkan inovasi agar dapat berjuang melawan keadaan.

“Cara membuat kota sukses itu ada empat komponen yakni bergerak lebih cepat, harus kuat, menjadi lebih baik dan segera beradaptasi. Ini yang harus dilakukan pemimpin agar dapat bertahan dan tidak tertinggal dengan segala bentuk perubahan yang begitu cepat,” tekannya.

Tak lupa pula Danny menekankan perlunya melestarikan budaya dan tidak melupakan sejarah.

“Makassar dikenal karena melestarikan budaya dan kearifan lokalnya. Contohnya sombere’ dan smart city yang menarik perhatian dunia. Jadi waktu terus berjalan tapi jangan lupa budaya dan sejarah karena disitulah nilai penting sebuah pemerintahan,” tegasnya kembali.(*)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Gerak Cepat, STIMI Yapmi Makassar Awali 2026 dengan Dua MoU

2 Januari 2026 - 20:49 WITA

Kades, Pengurus BUMDes dan Kopdes Merah Putih Parigi Moutong Antusias Ikuti Brainstorming Manajemen Bersama STIMI Yapmi Makassar

30 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jelang Tutup Tahun 2025, Roda Ekonomi di CFD Boulevard Tetap Berputar

28 Desember 2025 - 12:42 WITA

MAC Kembali Salurkan Bantuan Ke 6 Panti Asuhan dan 30 Dhuafa di Makassar

25 Desember 2025 - 21:14 WITA

Tim STIMI Yapmi Peduli Salurkan Bantuan Makanan untuk Korban Bencana Angin Puting Beliung di Desa Jampue, Pinrang

16 Desember 2025 - 15:51 WITA

Persaingan Kandidat Ketua PWI Gowa Mengerucut ke Muh Amin

3 Desember 2025 - 20:40 WITA

Trending di News