Menu

Mode Gelap
Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar Menhub Ungkap Progres Pembangunan Bandara di IKN, Di Laut Disediakan Pinisi Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam

News · 2 Nov 2022 20:04 WITA

Kepala BKKBN Pusat Kukuhkan Danrem 132/Tdl dan Ibu Sebagai Duta Bapak Bunda Asuh Anak Stunting


 Kepala BKKBN Pusat Kukuhkan Danrem 132/Tdl dan Ibu Sebagai Duta Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Perbesar

PALU — Komandan Korem 132/Tdl Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 132 PD XIII/Merdeka Ny. Ros Toto Nurwanto hadiri acara “Rekonsiliasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Se – Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Ballroom Hotel Santika, Jl. Moh. Hatta, Kota Palu, Rabu(02/10/2022).

Kegiatan Rekonsiliasi Percepatan Penurunan Stunting ini dipimpin oleh Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), selaku Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting Nasional ke Provinsi Sulawesi Tengah, untuk melakukan penguatan percepatan penurunan stunting sesuai Perpres 72 Tahun 2022 kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Dengan mempertimbangkan target pelaksanaan 5 pilar tersebut, yang telah di bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting di seluruh Indonesia dan sudah terbentuk di tingkat Provinsi, Kabupaten/kota, dan Desa di setiap daerah di Indonesia.

Kegiatan rekonsiliasi percepatan penurunan stunting BKKBN juga mengukuhkan Komandan Korem 132/Tdl Brigjen TNI Toto Nurwanto, S.I.P., M.Si beserta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 132 PD XIII/Merdeka Ny. Ros Toto Nurwanto menjadi Duta Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS).

Kepala BKKBN mengatakan, bahwa stunting adalah ancaman nyata bagi masa depan anak-anak Indonesia dan angka kasus stunting di Indonesia saat ini sebanyak 24,4% masih di atas ambang batas yang ditetapkan oleh WHO, yakni prevelansi stunting kurang dari 20%. Dan target yang ditetapkan Pemerintah adalah 14%.

Sejalan dengan hal tersebut, dalam rangka mengatasi stunting sebagai Duta BAAS, Danrem 132/Tdl memerintahkan kepada seluruh jajaran Korem 132/Tdl untuk segera mengambil Langkah-langkah yang konkrit dan signifikan untuk mencapai target dibawah 10%.
“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat Provinsi Sulawesi Tengah mari kita bahu membahu gotong royong untuk menuntaskan masalah ini, Karena TNI Angkatan Darat juga tidak mungkin akan sanggup dengan sendirinya, dan pastinya harus bekerja sama dengan elemen-elemen dan stagholder yang berkompeten masalah ini,”ucapnya.

Dalam acara tersebut turut hadir juga, Kepala BKKBN, Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah (Sekda) Dr.Rudy Dewanto,SE, MM, Kepala Seksi Teritorial (Kasi Ter) Kasrem 132/Tdl Kolonel Inf Fifin Zudi Syaifuddin, S.I.P, Irwasda Polda Sulteng, Kombes Pol Asep Ahdiatna, S.I.K, M.H, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 132 PD XIII/Merdeka Ny. Ros Toto Nurwanto, Seluruh Ketua TPPS Kabupaten/Kota, Ketua TP. PKK Provinsi Sulawesi Tengah. (Penrem 132)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Buka Sosialisasi Dashat Kampung KB, Pj. Bupati Luwu Optimis Turunkan Angka Stunting

15 Juli 2024 - 21:30 WITA

Lewat Virtual, Sekretariat DPRD Sulsel Ikut Apel Pagi bareng Gubernur 

15 Juli 2024 - 14:51 WITA

Kapolda Sulsel Pimpin Apel Gelar Pasukan Patuh Pallawa 2024

15 Juli 2024 - 14:47 WITA

PJU Polres Gowa Rapat Evaluasi “Beautiful Malino” 2024 

15 Juli 2024 - 13:58 WITA

Pertama di SULSELRABAR, Kelurahan Bonto Lebang Gunakan Energi Bersih melalui REC dari PLN

15 Juli 2024 - 12:45 WITA

Karantina Tahfizh Nasional DI Diminati Hingga Kancah Internasional

13 Juli 2024 - 20:54 WITA

Trending di News