Menu

Mode Gelap
BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika  Kapolri Mutasi Ratusan Anggota Polri, Irjen Syahardiantono Jadi Kabaintelkam Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron

News · 13 Nov 2022 00:07 WITA

Jelang KTT G20 di Bali, Pengamanan Pelabuhan Ketapang Diperketat


 Jelang KTT G20 di Bali, Pengamanan Pelabuhan Ketapang Diperketat Perbesar

Banyuwangi – Beberapa hari sebelum pelaksanaan KTT G20, aparat gabungan memperketat pintu masuk pulau Bali. Pengendara dan penumpang kapal beserta barang yang dibawa menyeberang, wajib melalui alat scanner dan mesin X-Ray.

Sama seperti aturan masuk ke dalam bandara, para calon penumpang harus memasukkan tas mereka ke mesin x-ray sebelum masuk ke area pelabuhan. Jika sudah dinyatakan aman, penumpang bisa melanjutkan perjalanan dengan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal Feri ke Pulau Bali. Screening tersebut adalah salah satu bagian pengamanan yang diterapkan di Pelabuhan Ketapang jelang KTT G20.

Sejak di luar pelabuhan, petugas keamanan mulai dari Polisi, TNI-AD, TNI AL, Security pelabuhan dan Polisi Militer sudah melakukan pengamanan. Di bagian kendaraan roda 2, petugas kepolisian dari Polresta Banyuwangi dibantu Brimob melakukan pemeriksaan ke semua calon penumpang. Mulai dari mengecek bawaan, sampai menanyakan kelengkapan vaksin.

Mereka yang belum mendapatkan tiga kali vaksinasi COVID-19, diminta ke klinik terdekat untuk melakukan tes PCR atau rapid test antigen sebelum melanjutkan perjalanan. Sedangkan di Pintu masuk kendaraan roda 4, pengamanan lebih ketat. Security pelabuhan, bersama Polisi, Brimob dan TNI AL mengecek isi kendaraan yang akan menyeberang ke Bali.

Perwira Pengawas Klaster Pelabuhan Ketapang, Kompol Agung Setyo Budi mengatakan sejak Polri menyelenggarakan Operasi Puri Agung 2022 pada 8 November lalu, perlahan pengamanan di Pelabuhan Ketapang diperketat. Sebagai pintu masuk Pulau Bali dari Banyuwangi, kepolisian bersama TNI memastikan jika semua orang dan kendaraan yang melintas ke Bali tidak akan mengganggu proses KTT tersebut.

Setiap hari, ada 42 personel gabungan yang bertugas dalam tiga shif untuk mengamankan pelabuhan Ketapang. Terdiri dari 25 anggota polisi, 3 polair, 4 brimob, 3 TNI AD, 2 TNI AL , 1 Polisi Militer dan 4 securiti pelabuhan.

Mereka dibagi dalam tiga ring pengamanan. Ring 1 berada di area muka dan pintu masuk Pelabuhan Ketapang. Ada yang bertugas melakukan pemeriksaan kepada calon penumpang dan pengaturan lalu lintas.

Kemudian di ring 2 ada anggota intel dan serse dibantu TNI yang mengamankan dan berjaga di area dalam pelabuhan. Di ring 3 ada personel dari Satpolair yang melakukan pengamanan di laut.

“Ada scanner untuk pejalan kaki dan pemeriksaan untuk kendaraan roda 2 dan roda 4. Kita bagi penjaga dalam 3 shif,” katanya kepada wartawan, Sabtu (12/11/2022), (**).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Korban Air Terjun Jami Maros Ditemukan Setelah Basarnas Lakukan Penyelaman Lima Meter

13 Juli 2024 - 12:41 WITA

Melalui Program TJSL, PLN Dukung Pelaku UMKM Dengan Mengadakan Pelatihan Desain Produk

13 Juli 2024 - 12:08 WITA

Pangdam XIV/Hsn Melaksanakan Kunker di Kodim 1403/Palopo, Tatap Muka Langsung Dengan Prajuritnya

12 Juli 2024 - 11:18 WITA

Bangun Kelistrikan Daerah Terpencil, PLN Ajukan 3 Triliun PMN 2025

11 Juli 2024 - 12:38 WITA

Penggunaan Kendaraan Listrik Semakin Masif, 30 SPKLU di Sulselrabar Catat Kenaikan Transaksi Signifikan 

10 Juli 2024 - 16:21 WITA

Sambut Hari Anak Nasional, PLN Gelar Khitan Massal Gratis di Bulan Muharram

9 Juli 2024 - 12:30 WITA

Trending di News