Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1445H pada 11 Maret BREAKING NEWS: Ribuan Personel Gabungan Disiapkan Amankan Debat Pilpres Cerita Warga Manado Senang Bisa Berswafoto dengan Presiden  Polda Sulsel Gagalkan Peredaran 21 Kg Ganja, 98 Kg Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi Pj Gubernur Papua Terkena Lemparan Batu

News · 26 Agu 2023 16:16 WITA

P2M Internasional FEUNJ: PMI Harus Punya Pola Pikir Wirausaha dan Kelola Keuangan Secara Bijak


 P2M Internasional FEUNJ: PMI Harus Punya Pola Pikir Wirausaha dan Kelola Keuangan Secara Bijak Perbesar

Jakarta, Metromilenial — FE UNJ mengelar kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M). bekerjasama dengan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tergabung dalam Forum Kerukunan Keluarga Besar Warga Indonesia di Taiwan (FKKBWIT).

Kegiatan dalam bentuk webinar berjudul “Kewirausahaan Untuk Pekerja Migram: Rintis Bisnis Anda, Kelola Keuangan Dengan Bijak” menghadirkan dua pembicara yaitu: Bapak Andi Muhammad Sadat, Ph.D. Kepala Lab. Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta, dan Ibu Dety Nurfadillah, MBA, dosen IPMI International Business School dan Perencanaan Keuangan Profesional Financial Planner IFP.

Hidup dan bekerja jauh dari keluarga tidak mungkin selamanya dijalani di negeri orang. Para PMI yaitu harus mampu mengelola keuangan mereka dan berpikir menjadi wirausahawan kelak setelah kembali ke tanah air, Sabtu 26 Agustus 2023.

Pembicara pertama menekankan banyak pihak salah kaprah menilai kewirausahaan. Mereka memandang kewirausahaan hanya sebuah keterpaksaan bagi seseorang, butuh modal yang besar, harus ada koneksi, menunggu peluang, atau hanya sekedar jualan. Padahal kewirausahaan adalah bagaimana kita mampu untuk melihat dan menilai peluang, mengatur sumber daya dan mengambil tindakan yang tepat untuk meraih sukses berkelanjutan.

Banyak contoh sukses kewirausahaan sebagai sumber motivasi bagi PMI. Seperti kisah sukses Aqua, Gojek, Mustika Ratu, Kebab Turki, hingga beberapa produk yang identik dengan negara Taiwan seperti modifikasi motor listrik, Mixue, hingga beberapa kisah mantan PMI yang sukses berbisnis setelah kembali ke tanah air.
Seorang wirausaha harus bisa memberi nilai pada produk yang ditawarkannya melalui tiga hal, yaitu: pada produk, proses, dan pemasarannya. Hal tersebut memungkinkannya mampu menciptakan perbedaan dengan produk-produk lainnya. Pak Andi menutup sesinya dengan memberikan beberapa tips agar dapat sukses menjadi wirausahawan, yaitu: 1) miliki role model atau mentor terbaik untuk diri anda, 2) bekerja dengan “nilai”, 3) miliki perencanaan, 4) tidak takut gagal, dan 5) jangan pernah berhenti, terus berusaha dan berdoa.

Sementara itu, pembicara kedua Ibu Desty Nurfadilah berpendapat bahwa terdapat lima cara menghabiskan uang dengan cara yang benar. Pertama tentukan tujuan dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, and Timely). Kedua, check up harta dan arus kas saat ini. Ketiga, menganalisa harta dan arus kas, rekan-rekan PMI jangan besar pasak daripada tiang. Keempat, temukan cara untuk mengoptimalkan harta dan arus kas secara aman.
Terakhir, harus tahu skala prioritas, setelah menunaikan hak orang lain dan hak sosial, kita harus segera alokasikan pemasukan ke rekening terpisah (rekening utama langsung autodebet, rekening tabungan, rekening untuk pengeluaran rutin biaya hidup dan self reward). Jangan lupa monitor dan evaluasi secara berkala keuangan anda setiap enam bulan atau paling tidak satu tahun sekali, (Redaksi/**).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port: Terbesar setelah Tanjung Priok

22 Februari 2024 - 15:22 WITA

Mengisi Kemeriahan Hari Jadi ke-52, Basarnas Makassar Gelar Donor Darah

22 Februari 2024 - 15:08 WITA

Berkas Kasus Situs Judi Online ‘SBOTOP’ Dinyatakan Lengkap

22 Februari 2024 - 15:03 WITA

Buronan Tersangka Kasus Dana Desa di Polewali Mandar Diringkus Tim Tabur Kejaksaan 

22 Februari 2024 - 14:57 WITA

PJ Gubernur Sulsel Lantik Dua PJ Bupati 

21 Februari 2024 - 19:47 WITA

Hadi Tjahjanto dan Agus Harimurti Dilantik jadi Menteri

21 Februari 2024 - 13:48 WITA

Trending di News