Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1445H pada 11 Maret BREAKING NEWS: Ribuan Personel Gabungan Disiapkan Amankan Debat Pilpres Cerita Warga Manado Senang Bisa Berswafoto dengan Presiden  Polda Sulsel Gagalkan Peredaran 21 Kg Ganja, 98 Kg Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi Pj Gubernur Papua Terkena Lemparan Batu

News · 28 Agu 2023 21:28 WITA

Di Era Andi Sudirman, Peningkatan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 1.500 Km


 Di Era Andi Sudirman, Peningkatan Kemantapan Jalan Provinsi Capai 1.500 Km Perbesar

Makasaar, Metromilenial  —Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Tercatat, peningkatan kemantapan jalan provinsi sepanjang 1.500 kilometer.

Berdasarkan data Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, pembangunan jalan yang dilakukan sepanjang 689 km. Diantaranya, Ruas Takkalasi – Bainange – Lawo di Soppeng dan Barru, Ruas Sabbang – Tallang di Luwu Utara, dan Ruas Ussu – Nuha – Beteleme – Batas Provinsi Sulteng di Lutim.

Selanjutnya, Ruas Pasobbo – Matangli – Massupu di Tana Toraja, Ruas Massupu – Batas Pinrang, Ruas Rantepao – Sa’dan – Batusitanduk, dan Ruas Rantepao – Pangalla – Batas Sulbar.

Telah dilakukan pula pembangunan jalan Ruas Palampang – Munte – Bontolempangan di Sinjai, Ruas Tanabau – Ngapaloka – Patumbukang di Kepulauan Selayar, serta Ruas Tuppu – Pao – Pamulungan – Batas Kabupaten Toraja di Pinrang.

Di masa kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, juga dilakukan pembangunan jembatan 18 unit sepanjang 683,9 meter persegi, dan rehabilitasi jembatan 2 unit sepanjang 124,5 meter.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Astina Abbas, menyampaikan, pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Khususnya, dengan lalulintas harian rata-rata tinggi, serta bagaimana membuka akses ke daerah terisolir.

“Pembangunan jalan dan jembatan menjadi program prioritas Bapak Gubernur Andi Sudirman. Meningkatkan akses antarwilayah, sehingga melancarkan arus distribusi barang dan jasa bagi masyarakat,” kata Astina Abbas.

Selain pembangunan jalan dan jembatan, Astina Abbas mengatakan, juga dilakukan pelatihan dan sertifikasi tenaga ahli 840 orang. Hal ini dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia kita di bidang konstruksi. (MM/***)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port: Terbesar setelah Tanjung Priok

22 Februari 2024 - 15:22 WITA

Mengisi Kemeriahan Hari Jadi ke-52, Basarnas Makassar Gelar Donor Darah

22 Februari 2024 - 15:08 WITA

Berkas Kasus Situs Judi Online ‘SBOTOP’ Dinyatakan Lengkap

22 Februari 2024 - 15:03 WITA

Buronan Tersangka Kasus Dana Desa di Polewali Mandar Diringkus Tim Tabur Kejaksaan 

22 Februari 2024 - 14:57 WITA

PJ Gubernur Sulsel Lantik Dua PJ Bupati 

21 Februari 2024 - 19:47 WITA

Hadi Tjahjanto dan Agus Harimurti Dilantik jadi Menteri

21 Februari 2024 - 13:48 WITA

Trending di News