Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1445H pada 11 Maret BREAKING NEWS: Ribuan Personel Gabungan Disiapkan Amankan Debat Pilpres Cerita Warga Manado Senang Bisa Berswafoto dengan Presiden  Polda Sulsel Gagalkan Peredaran 21 Kg Ganja, 98 Kg Sabu, 20 Ribu Butir Ekstasi Pj Gubernur Papua Terkena Lemparan Batu

News · 8 Sep 2023 00:05 WITA

Ditutup Presiden Jokowi, KTT Ke-43 ASEAN Hasilkan 90 Dokumen dan Kesepakatan Konkret


 Ditutup Presiden Jokowi, KTT Ke-43 ASEAN Hasilkan 90 Dokumen dan Kesepakatan Konkret Perbesar

MM, JAKARTA — Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dari tanggal 5 September 2023 telah berhasil diselenggarakan dan ditutup secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 7 September 2023. Dalam upacara penutupan, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemimpin dan menyebut bahwa KTT menghasilkan puluhan dokumen dan kerja sama konkret.

“Selama tiga hari ini, 12 pertemuan KTT telah diselenggarakan, menghasilkan 90 outcome documents dan sejumlah kesepakatan konkret dengan mitra,” ujar Presiden Jokowi.

Selama pertemuan, Presiden Jokowi melanjutkan, ia menangkap optimisme dan energi yang positif dari seluruh pemimpin yang hadir. Menurutnya, hal tersebut menguatkan harapan dan semangat untuk terus melanjutkan perjuangan mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

“Mari kita kukuhkan kawasan Indo-Pasifik sebagai teater perdamaian dan inklusivitas,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden Jokowi menyebut bahwa perdamaian adalah fondasi kunci yang akan mengantarkan ASEAN ke masa depan lebih baik untuk rakyat, kawasan, dan dunia. “Inilah esensi yang dibangun keketuaan Indonesia: menjadikan ASEAN matters sebagai epicentrum of growth,” lanjutnya.

Meskipun demikian, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja. Menurutnya, ASEAN akan terus menghadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global.

“Untuk itu kita harus terus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan. Kita harus jadi nahkoda di kapal kita sendiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara resmi menyerahkan tongkat estafet ketua ASEAN kepada Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, yang akan memegang keketuaan ASEAN berikutnya. Presiden Jokowi pun mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama.

“Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan untuk keketuaan Indonesia 2023. Dengan demikian KTT ke-43 ASEAN dan KTT terkait lainnya secara resmi saya tutup,” tandasnya, (**).

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Presiden Jokowi Resmikan Makassar New Port: Terbesar setelah Tanjung Priok

22 Februari 2024 - 15:22 WITA

Mengisi Kemeriahan Hari Jadi ke-52, Basarnas Makassar Gelar Donor Darah

22 Februari 2024 - 15:08 WITA

Berkas Kasus Situs Judi Online ‘SBOTOP’ Dinyatakan Lengkap

22 Februari 2024 - 15:03 WITA

Buronan Tersangka Kasus Dana Desa di Polewali Mandar Diringkus Tim Tabur Kejaksaan 

22 Februari 2024 - 14:57 WITA

PJ Gubernur Sulsel Lantik Dua PJ Bupati 

21 Februari 2024 - 19:47 WITA

Hadi Tjahjanto dan Agus Harimurti Dilantik jadi Menteri

21 Februari 2024 - 13:48 WITA

Trending di News