Menu

Mode Gelap
Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz Oknum Sales Mobil Dilaporkan ke Polres Wajo atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan

News · 8 Sep 2023 00:05 WITA

Ditutup Presiden Jokowi, KTT Ke-43 ASEAN Hasilkan 90 Dokumen dan Kesepakatan Konkret


 Ditutup Presiden Jokowi, KTT Ke-43 ASEAN Hasilkan 90 Dokumen dan Kesepakatan Konkret Perbesar

MM, JAKARTA — Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-43 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, dari tanggal 5 September 2023 telah berhasil diselenggarakan dan ditutup secara resmi oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 7 September 2023. Dalam upacara penutupan, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pemimpin dan menyebut bahwa KTT menghasilkan puluhan dokumen dan kerja sama konkret.

“Selama tiga hari ini, 12 pertemuan KTT telah diselenggarakan, menghasilkan 90 outcome documents dan sejumlah kesepakatan konkret dengan mitra,” ujar Presiden Jokowi.

Selama pertemuan, Presiden Jokowi melanjutkan, ia menangkap optimisme dan energi yang positif dari seluruh pemimpin yang hadir. Menurutnya, hal tersebut menguatkan harapan dan semangat untuk terus melanjutkan perjuangan mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera.

“Mari kita kukuhkan kawasan Indo-Pasifik sebagai teater perdamaian dan inklusivitas,” imbuhnya.

Lebih jauh, Presiden Jokowi menyebut bahwa perdamaian adalah fondasi kunci yang akan mengantarkan ASEAN ke masa depan lebih baik untuk rakyat, kawasan, dan dunia. “Inilah esensi yang dibangun keketuaan Indonesia: menjadikan ASEAN matters sebagai epicentrum of growth,” lanjutnya.

Meskipun demikian, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pekerjaan besar ASEAN tidak mungkin selesai dalam satu keketuaan saja. Menurutnya, ASEAN akan terus menghadapi beragam dinamika dan kompleksitas tantangan global.

“Untuk itu kita harus terus bahu membahu menavigasi tantangan menjadi peluang, menavigasi rivalitas menjadi kolaborasi, menavigasi ekslusivitas menjadi inklusivitas, dan menavigasi perbedaan menjadi persatuan. Kita harus jadi nahkoda di kapal kita sendiri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi secara resmi menyerahkan tongkat estafet ketua ASEAN kepada Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, yang akan memegang keketuaan ASEAN berikutnya. Presiden Jokowi pun mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama.

“Mari kita terus perkuat kolaborasi dan kerja sama untuk ASEAN yang damai dan makmur, serta menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik untuk semua. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas dukungan untuk keketuaan Indonesia 2023. Dengan demikian KTT ke-43 ASEAN dan KTT terkait lainnya secara resmi saya tutup,” tandasnya, (**).

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI Yapmi Makassar Gelar Wisuda Sarjana 03 Oktober 2026

2 September 2026 - 12:26 WITA

Safari Maulid Nabi, KM. Wahyuddin, S.Ag., M.E. Tebar Kebaikan dari Jayapura hingga Serui

1 September 2026 - 21:03 WITA

URC Resmob Polres Sidrap Ungkap Pencurian HP di Rumah Kost

31 Agustus 2026 - 20:49 WITA

Kapolres Sidrap Ajak Mahasiswa Jaga Nama Baik Sidrap 

31 Agustus 2026 - 20:45 WITA

Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah

31 Agustus 2026 - 13:41 WITA

Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi

30 Agustus 2026 - 13:31 WITA

Trending di News