Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 27 Sep 2023 21:45 WITA

Dampingi PJ Gub Sulsel, Fatmawati Rusdi Tinjau Harga Komoditas Pangan di Dua Pasar Tradisional


 Dampingi PJ Gub Sulsel, Fatmawati Rusdi Tinjau Harga Komoditas Pangan di Dua Pasar Tradisional Perbesar

MM,MAKASSAR, — Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi turun langsung melakukan peninjauan harga komoditas pangan mendampingi PJ Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin di dua pasar tradisional yakni Pasar Pa’Baeng-Baeng dan Pasar Terong, Rabu (27/9/2023).

Berdasarkan hasil pantauan, terdapat beras, gula, ayam potong dan jeruk nipis mengalami lonjakan harga.

Beras premium dijual Rp10 ribu naik Rp2 ribu. Sementara beras medium dijual Rp13 ribu naik Rp3 ribu. Ayam potong naik 3 ribu per ekor. Sementara harga jeruk nipis naik 8 ribu, dari harga 10 ribu menjadi 18 ribu perkilo.

Kata Fatmawati, kenaikan ini dipicu efek EL Nino sehingga harga gabah naik.

Melihat hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) sendiri telah melakukan operasi pasar mulai hari ini di lima pasar di Kota Makassar, untuk menekan inflasi di Makassar.

“Ada dua pasar nih kita kunjungi hari ini bersama pak PJ Gubernur. Kita pantau dan alhamdulillah arahannya secepat mungkin melakukan operasi pasar. Dan hari ini kita sudah melakukan operasi pasar,” ucap Fatmawati.

Fatmawati mengatakan setiap operasi pasar, pemkot bekerjasama dengan bulog mengalokasikan beras 10 ton untuk operasi pasar.

“Makassar sendiri setiap operasi pasar kita ada alokasi 10 ton beras kerjasama bulog. Setiap hari senin dan selasa,” kata Fatma.

Sementara, PJ Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin mengatakan sesuai arahan Presiden RI dan Kemendagri RI agar secepatnya melakukan operasi pasar.

Tak hanya itu, ia juga menginstruksikan kepada kepala daerah dan dinas terkait untuk sesering mungkin turun ke pasar memantau langsung fluktuasi harga yang terjadi.

“Agar setiap senin kita dapat melaporkan langsung inflasi kita di Sulsel dan antisipasi-antisipasi yang dilakukan,” tuturnya.

Ia berharap langkah ini menjadi salah satu solusi agar stabilitas harga bisa terwujud dengan baik agar masyarakat sulsel tidak khawatir dengan lonjakan harga 21 komoditi pangan di pasar tradisional. (*)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News