Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 27 Sep 2023 21:53 WITA

Pj Gubernur Bahtiar Akan Warning Pelaku Spekulan Komoditi Pangan


 Pj Gubernur Bahtiar Akan Warning Pelaku Spekulan Komoditi Pangan Perbesar

MM, MAKASAR — Pj Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mencermati kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional di Kota Makassar. Pihaknya tidak segan menindak tegas para spekulan yang menyebabkan naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat.

“Kami tidak segan menindak tegas para spekulan yang menimbulkan inflasi di daerah ini, sebab Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terdiri dari unsur Kepolisian dan Kejaksaan, jadi silahkan dilaporkan,” tegas Bahtiar, usai meninjau harga kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Makassar, Rabu, 27 September 2023.

Sementara berdasarkan pantauan Pj Gubernur Bahtiar bersama Forkopimda, komoditi pangan mengalami kenaikan di pasar tradisional seperti Pasar Terong maupun Pasar Pa’baeng – baeng yang memicu inflasi di daerah ini. Seperti beras, jeruk, bawang, telur, tahu dan daging ayam potong.

“Ada sejumlah komoditi pangan mengalami kenaikan baik di Pasar Terong maupun di Pasar Pa’baeng – baeng seperti beras, jeruk, bawang, telur, tahu dan daging ayam potong,” paparnya.

Ia mengungkapkan, selain memastikan stok pangan dan distribusi komoditi bahan pangan, juga dari sisi suppliyer maupun produksi pangan.

Sedangkan dari sisi penegakan hukum, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengungkapkan, akan mendukung program Pj Gubernur Bahtiar dalam upaya menekan inflasi, sekiranya ada distribusi komoditi pangan yang terhambat atau terdapat penumpukan komoditi pangan.

“Kami tidak segan akan menindak para spekulan maupun mafia pangan di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Hilman Pujana. Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan distribusi dari hulu ke hilir, terdapat beberapa kendala dari sisi supplier.

“Kami terus memantau dan mengimbau para distributor untuk tidak menahan pasokan distribusi komoditi pangan. Kami bersama aparat penegak hukum tidak segan untuk bertindak,” pungkasnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News