Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 13 Des 2023 14:09 WITA

Jelang Nataru, Pj Sekprov Pimpin Rakor Tindak Lanjut Inflasi Daerah 


 Jelang Nataru, Pj Sekprov Pimpin Rakor Tindak Lanjut Inflasi Daerah  Perbesar

MAKASSAR,MM — Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjut mengenai inflasi daerah, yang berlangsung di ruang kerjanya, di Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 11 Desember 2023z hari lalu.

Dalam kesempatan ini, Abdul Aziz Bennu Kepala Bagian (Kabag) Sarana Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Biro Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulsel, mengatakan, rapat ini menindaklanjuti arahan Pj Gubernur Sulsel, terkait hasil peninjauan di beberapa gudang distributor gula pasir dan minyak goreng di PT KIMA, dan beberapa bahan pokok lainnya.

“Rapat ini untuk mengecek seperti apa ketersediaan di beberapa distributor tersebut dan langkah-langkah yang harus diambil,” ucap Aziz Bennu.

Pada intinya, kata Aziz Bennu, dari hasil rapat ini, kembali diadakan rapat bersama dan mengundang para distributor, kemudian membuat surat edaran bijak berbelanja dan larangan penimbunan barang-barang yang menjadi komoditi penyumbang inflasi. Termasuk melakukan gerakan pasar murah secara massif.

“Kita berharap agar melibatkan CSR. Dinas Ketahanan Pangan akan melaksanakan pasar murah di 52 titik,” ungkapnya.

Sementara itu, Pj Sekprov Andi Muhammad Arsjad, berharap agar rapat ini menjadi kesiapsiagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang bisa saja terjadi terkait lonjakan harga, jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Kami tadi sudah menyampaikan ke OPD terkait untuk melihat data yang ada di tiga tahun terakhir ini termasuk ketersediaan, dan data terkait harga yang nantinya kita akan cermati, dan analisa, supaya kalaupun terjadi lonjakan harga, kita sudah siap,” ujar Arsjad.

Ia juga menyarankan kepada satgas pangan untuk membuat sticker untuk mengingatkan kepada distributor dan pelaku usaha untuk tidak melakukan penimbunan bahan pangan. Dan nantinya akan ditempel di toko-toko distributor yang ada di Makassar.

Ia menambahkan, mulai besok, Selasa, 12 Desember 2023, sudah mulai dilakukan gerakan pangan kemudian operasi pasar di beberapa titik yang diharapkan juga bisa dilakukan oleh kabupaten/kota.

“Untuk itu, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, Sulsel Insya Allah bahan pangan tercukupi,” pungkasnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News