Menu

Mode Gelap
Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron Mesin Pesawat Jemaah Haji UPG-05 Rusak, Kemenag Minta Garuda Indonesia Profesional Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas Soal Erupsi Gunung di Sulawesi Utara Bikin Bangga, Dua Anggota Polri Harumkan Indonesia Lewat Timnas U-23 KPU RI : Menentapkan Prabowo-Gibran jadi presiden-wapres terpilih Pilpres 2024

Internasional · 9 Jan 2024 11:51 WITA

Tahun ini, Indonesia akan Berangkatkan 241 ribu Jemaah Haji 


 Tahun ini, Indonesia akan Berangkatkan 241 ribu Jemaah Haji  Perbesar

MM, Jeddah —  Pemerintah Republik Indonesia bersama Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah menandatangani kesepakatan perhajian (Ta’limatul Hajj) untuk musim haji 1445 H /2024 M. Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah, di Jeddah.

“Kita menyepakati beberapa hal dengan pihak Arab Saudi. Salah satunya, jumlah jemaah haji Indonesia yang akan diberangkatkan sebanyak 241 ribu orang,” ungkap Menag Yaqut di Jeddah, Senin (8/1/2024), Kemarin.

Menag mengungkapkan, jumlah ini terdiri dari 221 ribu kuota normal dan 20 ribu kuota tambahan yang telah disetujui Raja Arab Saudi. “Jumlah kuota ini terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan ibadah haji Indonesia,” tutur Menag.

Pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota 231 ribu jemaah. Jumlah ini berkurang menjadi hanya 100.051 jemaah pada 2022 disebabkan pandemi covid-19. Sementara pada penyelenggaraan haji 2023, Indonesia mendapat kuota 229 ribu.

Turut hadir dalam proses penandatanganan Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi, Dubes Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah Yusron B. Ambary, Kepala BPKH Fadlul Imansyah, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief, serta para pejabat Kementerian Agama.

Menurut Menag, selain bertambahnya jumlah kuota ada beberapa peningkatan layanan perhajian yang disepakati dalam Ta’limatul Hajj. “Alhamdulillah beberapa permintaan kita untuk pelayanan haji yang lebih baik, telah disanggupi oleh Pemerintah Arab Saudi,” tandas Menag.

“Misalnya tentang penempatan jemaah di Mina. Kita bisa menentukan posisi tenda jemaah yang lebih dekat dengan jamarat, selama pelaksanaan kontrak dilakukan lebih cepat,” tutur Gus Men.

Masih terkait peningkatan layanan, Pemerintah Arab Saudi juga memberikan kebebasan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk memilih penyedia layanan (syarikah) saat puncak haji. “Tidak harus syarikah ini atau syarikah itu, Indonesia diberikan kebebasan memilih. Ini membuka peluang untuk memilihkan penyedia layanan yang terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” kata Gus Men.

“Ini inovasi yang sangat luar biasa yang dilakukan oleh Pemerintah Arab Saudi,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al-Rabiah menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.

“Kami sangat berbahagia dan merasa tersanjung dapat menjadi pelayan jemaah haji dari seluruh dunia, terutama jemaah haji Indonesia. Kami juga selalu terbuka untuk berdiskusi demi perbaikan-perbaikan layanan bagi para dhuyufurrahman,” ujar Tawfiq.

Selain penandatanganan Ta’limatul Hajj, Menag juga dijadwalkan akan menghadiri Muktamar Perhajian serta melaksanakan rapat koordinasi terkait persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, (**).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

UNJ dan University of Canberra Jajaki Kerjasama program double degree Magister Pendidikan Bahasa

22 Februari 2024 - 16:20 WITA

Beri Kontribusi Nyata Misi Perdamaian, UNMISS Beri Penghargaan Personel Polri

1 Februari 2024 - 13:32 WITA

Presiden Jokowi Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Jepang

16 Desember 2023 - 23:50 WITA

Terima Penghargaan PBB, Briptu Renita Rismayanti: Terima Kasih Pak Kapolri

17 November 2023 - 13:43 WITA

Berkunjung ke Gaza, Ketua UNICEF: Hentikan kengerian ini

16 November 2023 - 08:15 WITA

Presiden Jokowi Diagendakan Bertemu Presiden Republik Kenya Wiliam Ruto

21 Agustus 2023 - 20:21 WITA

Trending di Internasional