Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 28 Jan 2024 20:32 WITA

Pj Gubernur Sulsel Komitmen Tingkatkan Daya Tarik Wisata Rammang-rammang


 Pj Gubernur Sulsel Komitmen Tingkatkan Daya Tarik Wisata Rammang-rammang Perbesar

MAROS, MM —  Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan daya tarik wisata Rammang-rammang melalui perbaikan kondisi alam dan lingkungan di wilayah tersebut. Bersama Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, dan jajaran Pemkab Maros, ia kembali melakukan penanaman sukun di Rammang-rammang, tepatnya di Dermaga 2, Minggu, 28 Januari 2024.

Diketahui, budidaya sukun yang dilakukan di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tapi akan semakin meningkatkan daya tarik wisata di daerah tersebut. Penanaman ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melakukan penanaman 5.000 pohon sukun di kawasan ini.

“Selain pohon buah, akarnya akan melakukan proses pencernaan air proses pemulihan air, di mana sukun ini ditanam,” kata Tokoh Masyarakat Setempat, Iwan Dento, yang juga penerima penghargaan Kalpataru.

Selain itu, kata Iwan, penanaman sukun juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Rammang-rammang Maros, akan terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai produk dan jasa seperti penginapan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan lokal. Hal ini akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui sektor pariwisata.

Sedangkan, Koordinator Desa Salenrang Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, Taufik Hidayat Abdullah, menilai program ini sangat baik. Selain menghijaukan lahan yang kosong, juga untuk bahan makanan olahan.

“Mungkin juga bisa dijadikan cemilan, dan program sukun ini patut untuk dikembangkan lagi di Sulsel,” ujarnya.

Buah sukun yang punya daging berwarna putih, teksturnya empuk, dan cita rasa sedikit manis dapat diolah mulai dari dikukus hingga digoreng. Bagian batang dan daun sukun dapat dibuat kerajinan seperti anyaman, ukiran dan miniatur, aksesoris, lukisan dari daun kering.

Diharapkan dengan adanya penanaman sukun di lokasi wisata ini, kawasan Rammang-rammang Maros dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. Penanaman sukun akan mendukung agrowisata daerah ini.

“Ini bagus karena pemandangan alamnya luar biasa dan tempat wisata seperti di dermaga ini,” pungkasnya.

Pada kesempatan ini juga diserahkan bibit bunga matahari yang diharapkan juga akan menambah keindahan kawasan wisata ini. (**)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News