Menu

Mode Gelap
Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron Mesin Pesawat Jemaah Haji UPG-05 Rusak, Kemenag Minta Garuda Indonesia Profesional Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas Soal Erupsi Gunung di Sulawesi Utara

News · 3 Apr 2024 20:27 WITA

Serahkan Hasil Kajian Dampak Cagar Budaya, Tim Harap Chattra Borobudur Segera Dipasang


 Serahkan Hasil Kajian Dampak Cagar Budaya, Tim Harap Chattra Borobudur Segera Dipasang Perbesar

Tim KDCB telah melakukan studi dan kajian di lapangan selama lima hari, 18-22 Maret 2024. Mereka melakukan serangkaian diskusi, serta audensi ke beberapa instansi, Lembaga, tokoh agama, dan masyarakat.

Dirjen Bimas Buddha Supriyadi mengucapkan terima kasih atas kerja keras tim KDCB Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan laporan proses studi lapangan yang diserahkan. Menurut Supriyadi, pemasangan chattra sangat diharapkan dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan pemerintah, khususnya di lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas atau DPSP.

 

“Atas kerja keras dari Tim ini memberikan informasi penting di mana kajian dampak hasilnya sangat minor. Sehingga menjadi penguat kita untuk mewujudkan harapan umat Buddha sekaligus implementasi kebijakan pemerintah untuk pemasangan chattra di puncak stupa induk Candi Borobudur,” sebut Supriyadi di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

“Kami berterima kasih atas rekomendasi yang disampaikan. Ini perlu respon cepat seperti terkait dengan Detail Engineering Design (DED) yang memang menjadi bagian penting sehingga dapat menjadi pelengkap atas dokumen yang perlu dikirimkan ke UNESCO,” tambahnya.

Direktur Kebijakan Pembangunan Manusia, Kependudukan, dan Kebudayaan Anugerah Widiyanto menyampaikan, hasil kajian dampak cagar budaya atas rencana pemasangan chattra di stupa induk Borobudur ini dirumuskan setelah melakukan kajian di lapangan, literatur lainnya, serta diskusi dengan umat Buddha.

 

Anugerah menambahkan, dari kajian lapangan, tim berkesimpulan bahwa dampak negative pemasangan chattra pada candi Borobudur itu minor. Untuk itu, ia berharap chattra bisa segera dipasang dan dimanfaatkan oleh umat Buddha. Sebagai warisan dunia, nantinya ini bukan hanya dimanfaatkan umat Buddha. Masyarakat setempat juga bisa mendapatkan manfaatnya seiring meningkatnya kunjungan wisatawan dalam negeri dan mancanegara.

“Setelah diserahakan hasil studi lapangannya, perlu dilakukan kajian teknis pemasangan. Berdasarkan hasil kajian ini, akan dikirimkan notisi ke UNESCO bahwa akan ada pemasangan jangan sampai terlambat nanti baru dikirimkan, notisinya akan jadi temuan di UNESCO,” pungkasnya, (**).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Cegah Judi Online Kodim 1420/Sidrap Lakukan Apel Gabungan Pengecekan Personil

20 Juni 2024 - 18:23 WITA

Kasus Penganiayaan yang Ditangani PN Parigi Moutong Berakhir Damai

20 Juni 2024 - 12:31 WITA

Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan

20 Juni 2024 - 06:00 WITA

PLN UID Sulselrabar Bagikan 5 Ton Daging Hasil 74 Ekor Hewan Kurban

20 Juni 2024 - 05:55 WITA

Marwan Aras Center Berbagi Manfaat Kepada Dhuafa dan Fakir Miskin di Makassar

17 Juni 2024 - 17:50 WITA

Idul Adha di Desa Tomoli Selatan, Warga Padati Masjid At-Taqwa Parigi Moutong 

17 Juni 2024 - 11:24 WITA

Trending di News