Menu

Mode Gelap
Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron Mesin Pesawat Jemaah Haji UPG-05 Rusak, Kemenag Minta Garuda Indonesia Profesional Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas Soal Erupsi Gunung di Sulawesi Utara

Opini · 13 Apr 2024 07:24 WITA

Opini: APPI LAGI!


 Opini: APPI LAGI! Perbesar

Oleh : (Rusman Madjulekka)

KEGAGALAN menghasilkan pengalaman. Yang sangat berharga. Dan pengalaman membentuk ekspektasi.

Menjelang Pilkada Walikota (Pilwali) Makassar 2024, nama Munafri Arifuddin alias “Appi” kembali jadi perbincangan di publik. Baliho dan poster wajahnya menghiasi sudut-sudut kota. Beberapa link berita media- termasuk yang dikirimkan kepada saya- juga ramai menulis: Appi is Back!

Dua kali kegagalan tak membuatnya kapok. Apalagi menyurutkan semangatnya bertarung kembali dalam kontestasi politik di ibukota provinsi Sulawesi Selatan tersebut.

Seperti anda sudah tahu yang pertama pada Pilwali Makassar 2018. Bahkan saat itu, diusung 10 partai politik, Appi yang berduet dengan Rachmatika Dewi tak mampu mengalahkan kolom kosong.

Yang kedua, pada Pilwali Makassar 2020. Kembali berstatus kandidat dengan menggandeng Abdul Rahman Bando, keduanya hanya bisa finish di posisi kedua.

Sebenarnya pada Pilwali Makassar 2018, Appi berduel dengan Danny Pomanto. Hanya saja, ditengah perjalanan, Danny Pomanto yang berpasangan dengan Indira Mulyasari didiskualifikasi oleh penyelenggara karena sebelumnya dianggap melanggar aturan.

Selama jeda politik, Appi kemana?

Tidak kemana-mana. Pun aktivitasnya tak jauh-jauh dari Makassar. Ia memutuskan untuk mengurus klub sepakbola legendaris yang punya nama besar di kota itu: PSM Makassar. Sebagai CEO. Tak banyak yang tahu, Appi sebenarnya penggemar berat PSM. Tingkat maniak. Bahkan sampai ikut membina kelompok-kelompok atau komunitas supporter PSM yang sejak dulu dikenal fanatik. “Saya memang hobi bola,” katanya.

Meski sempat diragukan kemampuannya, Appi boleh dikata berhasil mengantarkan PSM menjadi juara di kasta tertinggi kompetisi sepakbola tanah air, BRI Liga-1 musim 2022/2023. Setelah puasa gelar selama 23 tahun.

Prestasi yang diukir PSM di pentas sepakbola nasional berdampak ikut mengerek level popularitas Appi. Terutama dikalangan warga kota yang dikenal gila bola. Bahkan sejak itu namanya pun berhembus deras. Lagi-lagi dikaitkan dengan Pilwali Makassar 2024.

Pasca urus bola, Appi kembali ke panggung politik yang cukup lama ditinggalkannya. Kali ini ia tak sekedar dibelakang panggung atau kader partai saja, tapi didaulat menjadi Ketua DPD Partai Golkar kota Makassar periode 2022-2027. Ujian pertamanya didepan mata. Pemilu 14 Februari 2024 yang digelar serentak pemilu presiden (pilpres) dan pemilu legislatif (pileg).

Hasil Pemilu 2024 sudah sama-sama kita ketahui. Sebagai Ketua, Appi berhasil menaikkan kursi partai berlambang pohon beringin di DPRD kota Makassar. Dari 5 kursi di Pemilu 2019 lalu menjadi 6 kursi di Pemilu 2024 dengan total 97.209 suara. Sebenarnya perolehan suara itu tertinggi namun dikonversi ke kursi, Golkar urutan kedua setelah Nasdem dengan 8 kursi.

Appi sendiri juga ikut nyaleg. Memperebutkan kursi DPRD provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan daerah pemilihan (dapil) Sulsel-1 atau Makassar A yang meliputi kecamatan Mariso, Mamajang, Makassar, Ujungpandang, Wajo, Bontoala, Tallo, Ujung Tanah, Tamalate, Rappocini dan kepulauan Sangkarrang. Terpilih. Tercatat sebagai peraih suara terbanyak kedua dengan 29.802 suara.

Oh…ya, setelah Pemilu 2024 saya belum sempat mengucapkan selamat kepada Appi. Secara langsung. Karena jarak fisik berjauhan. Tak berselang lama, eh gak taunya sudah masuk bulan puasa Ramadhan dan hari lebaran Idul Fitri pada 10 April 2024. Kalau begitu, nanti ucapan selamatnya dirapel.

Menurut teman dekatnya yang juga “Ordal”, kali ini Appi lebih percaya diri maju Pilwali Makassar 2024 yang tersisa 7 bulan lagi. Saya pun sepakat dengannya.

Mengapa?

Setidaknya yang saya catat Appi sudah punya dua modal. Pertama, modal sosial. Dimana namanya relatif sudah cukup populer sebelumnya. Apalagi sudah dua kali ikut Pilwali. Lalu, ditambah sosoknya sebagai manager dibalik suksesnya PSM Makassar meraih juara Liga-1.

Yang kedua, modal politik yang berbasis elektoral. Appi sudah memanaskan mesin elektoralnya. Dan sudah membuktikannya pada Pileg 2024. Dimana ia mendapat dukungan cukup dominan di dapil yang juga menjadi bagian “ladang suara” yang sama diperebutkan saat Pilwali Makassar mendatang.

Siapa pendamping Appi?

Entahlah. Sebagai rakyat kita tahu apa. Itu urusan dan domain partai-partai politik yang memiliki hak dan kewenangan untuk menggodok dan mengusung pasangan kandidat.

Tiba-tiba saya teringat ucapan yang pernah disampaikan Presiden Jokowi saat Prabowo Subianto mencalonkan lagi sebagai capres. Setelah rivalnya itu dua kali gagal.

Mungkin kali ini saatnya bagi Appi! ***

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Surat Cinta kepada Menteri Nadiem : Tentang UKT

25 Mei 2024 - 12:59 WITA

Opini: Kenapa Mesti Hari Kartini ?

21 April 2024 - 17:55 WITA

Catatan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar  XXIV 21 April 2024 di Makassar

21 April 2024 - 16:23 WITA

OPINI: Resolusi Pasca Idulfitri

16 April 2024 - 20:08 WITA

OPINI : Yang Sembunyi-Sembunyi itu Lebih Baik

4 April 2024 - 23:30 WITA

OPINI : Spirit Persatuan dari Group WA

30 Maret 2024 - 20:44 WITA

Trending di Opini