Menu

Mode Gelap
Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron Mesin Pesawat Jemaah Haji UPG-05 Rusak, Kemenag Minta Garuda Indonesia Profesional Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas Soal Erupsi Gunung di Sulawesi Utara

Nasional · 23 Apr 2024 17:20 WITA

Kepala Kantor Basarnas se-Indonesia Berkumpul di Makassar, Ini Tujuannya!


 Kepala Kantor Basarnas se-Indonesia Berkumpul di Makassar, Ini Tujuannya! Perbesar

MAKASSAR, MM | Walaupun pelaksanaan operasi SAR dapat berjalan dengan baik namun permasalahan kerap terjadi dalam penyelenggaraan operasi SAR. Hal ini mempengaruhi valuasi keberhasilan tingkat respons pada setiap tahapan kondisi kedaruratan.

Persamaan persepsi atas suatu metode dan prosedur layanan jasa pencarian dan pertolongan tanpa mengenal batas wilayah perlu ditentukan dengan lebih baik agar tercipta sistem yang lebih efektif dalam setiap penyelenggaraan operasi SAR.

Kegiatan tersebut dihadiri Kementrian ESDM, Dwinanto Herlambang, Badan Riset & Inovasi Nasional (BRIN) Hartanto Sanjaya, Kementrian Luar Negeri, Fajar Nuradi, Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaa, Ma’fud Salayunlayl dan Marrysa Nurina, BNPB, Yustam, PT ESRI Indonesia, Azmi, ICRC , Dr. Sari, serta Dosen Universitas Indonesia Departemen Geografi, Satria Indratmoko.

Kantor Pusat Basarnas, 43 Kantor Pencarian dan Pertolongan, Balai Pelatihan Sumber Daya Pencarian dan Pertolongan, Kementerian/Lembaga, Akademisi, Sektor Privat, komunitas relawan serta Instansi/Organisasi Potensi Pencarian dan Pertolongan bertatap muka di Hotel Claro, pada 23 s.d 25 April 2024 untuk mengikuti kegiatan Sesi Pembelajaran Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan Pada Tanggap Darurat Bencana dan Kondisi Membahayakan Manusia di Tingkat Nasional dan Internasional.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsdya TNI Kusworo mengatakan dalam sambutannya bahwa Sesi pembelajaran yang dimaksud bertujuan untuk meningkatan sistem koordinasi dan mekanisme penyelenggaraan operasi pencarian dan pertolongan di Indonesia yang nantinya akan menjadi pedoman dalam pembuatan Standard Operating Procedures (SOP).

“Bertujuan untuk semakin memperkuat dan menegaskan bahwa Basarnas melalui sesi pembelajaran ini akan melakukan peninjauan atas pelaksanaan operasi Pencarian dan Pertolongan yang dilaksanakan secara nasional dan internasional,” ujar Marsdya TNI Kusworo.

Dan dengan melalui sesi pembelajaran yang diikuti oleh 43 Kantor Pencarian dan Pertolongan dan Balai Pelatihan Sumber Daya Pencarian dan Pertolongan akan berbagi kesepahaman, memperkaya pengetahuan dan pengalaman atas pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan yang terjadi di masa lampau.

Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari di Hotel Claro, Jl. Pettarani, Makassar mulai 23 April – 25 April 2024 sebelumnya di buka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Muhammad Arsjad. Dan Deputi Sekretariat Kabinet RI, Kedeputian bidang politik, hukum dan keamanan, Purnomo Sucipto. Dan dihadiri oleh sejumlah Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan dan stakeholder sar, (**).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Lembaga Survei Ini Catat Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Polda Banten Meningkat 

20 Juni 2024 - 06:18 WITA

PLN Masuk Jajaran 10 Besar Perusahaan Terbaik Asia Tenggara Versi Fortune

19 Juni 2024 - 12:00 WITA

Marwan Aras Center berbagi daging Qurban di Jakarta

17 Juni 2024 - 13:32 WITA

Kompolnas Pantau Kesiapan Pengamanan Polri Pada Pilkada Serentak 2024 di Polda Sulsel

12 Juni 2024 - 15:36 WITA

Siapkan Sanksi Berat Travel Nekat, Ini Upaya Gus Men Atasi Masalah Visa Non Haji

10 Juni 2024 - 14:36 WITA

Jelang Sidang Isbat Hari Raya Idul Adha 1445 H

7 Juni 2024 - 19:11 WITA

Trending di Nasional