Menu

Mode Gelap
Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan Polri dan Vietnam Perkuat Kerja Sama Pengejaran Buron Mesin Pesawat Jemaah Haji UPG-05 Rusak, Kemenag Minta Garuda Indonesia Profesional Presiden Jokowi Gelar Rapat Terbatas Soal Erupsi Gunung di Sulawesi Utara

News · 5 Mei 2024 12:22 WITA

PLN Tanggap Pulihkan Listrik Akibat Banjir dan Longsor di Sulsel


 PLN Tanggap Pulihkan Listrik Akibat Banjir dan Longsor di Sulsel Perbesar

LUWU, MM | Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Luwu, Wajo, Enrekang, Sidrap, dan Pinrang di Provinsi Sulawesi Selatan, PT PLN (Persero) terus mengupayakan pemulihkan pasokan listrik secara menyeluruh. Karena hujan deras disertai angin kencang membuat longsor serta banjir di berbagai daerah yang mengharuskan PLN mengamankan pasokan listrik di wilayah tersebut.

Hal ini sesuai dengan keterangan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengimbau masyarakat agar mewaspadai potensi dan ancaman terjadinya bencana hidrometorologi dengan melakukan mitigasi menyusul lima daerah di Sulawesi Selatan dilanda bencana alam.

“Kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sampai dua hari ke depan,” kata Prakirawaan BMKG Wilayah IV Makassar Amhar Ulfiana (4/5).

Kondisi itu tidak menyurutkan upaya petugas PLN untuk turun memastikan pasokan listrik masyarakat kembali lancar. Zulfikar, pegawai PLN yang siaga 24 jam di Kabupaten Sidrap berkomitmen untuk memastikan pasokan listrik kembali menyala apabila kondisi banjir sudah surut dan dinyatakan aman untuk dinyalakan.

“Walau harus menerjang banjir, kami terus berpatroli memastikan kondisi banjir sudah surut. Alhamdulillah saat ini banjir sudah surut di beberapa lokasi dan sebagian besar pasokan listrik di daerah tersebut sudah kembali menyala,” ujar Zulfikar.

Zulfikar menjelaskan, ini merupakan tantangan tersendiri bersama timnya saat menerjang banjir untuk memastikan listrik aman dan menyalakan listrik begitu banjir surut. Apalagi menurut masyarakat setempat, cuaca ekstrem kali ini terburuk di Kabupaten Sidrap dalam 10 tahun terakhir.

Di tempat yang berbeda, pegawai PLN yang bertugas di Kabupaten Luwu, Avylema Inggit Fortuna menjelaskan tantangannya dalam mempercepat penormalan jaringan listrik yaitu kondisi cuaca yang ekstrem dan akses jalan yang masih terbatas ke lokasi terdampak. “Walaupun dihadapkan dengan tantangan, kami tidak patah semangat dan tetap kompak untuk mempercepat penormalan sehingga masyarakat bisa segera menikmati listrik kembali,” ungkapnya.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin mencatat, dari pendataan awal pada Jumat (03/04) sejumlah 77.397 pelanggan di lima Kabupaten tersebut terdampak akibat rusaknya infrastruktur dan gardu distribusi yang terendam banjir. “Alhamdulillah, dalam rentang waktu satu hari, sampai dengan Sabtu (05/04) pukul 22.00 WITA sudah 70.638 pelanggan atau sebesar 91% pelanggan terdampak berhasil kami pulihkan pasokan listriknya,” terang Andy.

Dirinya memastikan petugas PLN siaga 24 jam untuk memulihkan pasokan listrik di lapangan untuk memperbaiki aset-aset kelistrikan yang terdampak longsor di Kabupaten Luwu. Andy menjelaskan, terkhusus untuk beberapa Kabupaten yang terdampak banjir petugas akan memastikan keamanan kondisi sebelum kami menyalakan pasokan listrik.

“Sampai saat ini petugas masih bekerja memulihkan pasokan listrik di lapangan untuk memperbaiki aset-aset kelistrikan PLN yang terdampak dan Alhamdullilah mayoritas pasokan listrik di daerah terdampak sudah pulih,” kata Andy.

Andy menyebut tantangan yang dihadapi petugas PLN dalam proses penormalan adalah kondisi banjir, longsor dan pohon tumbang sehingga mengakibatkan terhalangnya akses jalan serta intensitas curah hujan yang masih tinggi.

Ia turut mengimbau masyarakat agar memastikan semua instalasi listrik dan peralatan elektronik telah kering dan aman sebelum dinyalakan untuk menghindari korsleting listrik. “Apabila masyarakat membutuhkan layanan kelistrikan selanjutnya bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile,” ujar Andy.

Di samping pemulihan pasokan listrik, PLN juga turut aktif memberikan bantuan kepada para warga yang terdampak bencana. Melalui Yayasan Baitul Maal (YBM), PLN menyalurkan bantuan berupa selimut, paket makanan siap saji, beras, air mineral serta kebutuhan utama lainnya bagi masyarakat di Kabupaten Luwu, Sidrap dan Wajo.

“PLN selain berfokus pada pemulihan pasokan listrik kami juga berempati kepada masyarakat, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bencana ini dapat cepat berlalu,”pungkas Andy.

Tak hanya itu, dukungan pun datang dari berbagai elemen _stakeholder_ diantaranya, Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin turut mengapresiasi dan mengerahkan bantuan kepada petugas PLN dalam mencapai lokasi bencana yang sulit dijangkau untuk upaya pemulihan pasokan listrik.

“Dalam hal ini, listrik merupakan prioritas yang harus segera dipulihkan. Untuk itu kami bersama unsur pimpinan daerah lainnya juga turut bekerja sama dan saling membantu untuk penanganan bencana dan pemulihan listrik di Kabupaten Luwu,” pungkas Bahtiar, (**).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Presiden Tinjau Pompanisasi di Jawa Tengah, Upaya Antisipasi Kekeringan dan Peningkatan Produksi Pangan

20 Juni 2024 - 06:00 WITA

PLN UID Sulselrabar Bagikan 5 Ton Daging Hasil 74 Ekor Hewan Kurban

20 Juni 2024 - 05:55 WITA

Marwan Aras Center Berbagi Manfaat Kepada Dhuafa dan Fakir Miskin di Makassar

17 Juni 2024 - 17:50 WITA

Idul Adha di Desa Tomoli Selatan, Warga Padati Masjid At-Taqwa Parigi Moutong 

17 Juni 2024 - 11:24 WITA

Sambut Hari Raya Idul Adha 1445 H, PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik

16 Juni 2024 - 18:19 WITA

3.928 KK Warga Desa di Kecamatan Mappak dan Simbuang, Tana Toraja Akhirnya Bisa Nikmati Listrik PLN 24 Jam

15 Juni 2024 - 08:02 WITA

Trending di News