Menu

Mode Gelap
Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat  Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

Nasional · 25 Jun 2022 10:03 WITA

Pelaku Industri Blockchain Sambut Baik Arahan Pemerintah Tentang Metaverse


 Pelaku Industri Blockchain Sambut Baik Arahan Pemerintah Tentang Metaverse Perbesar

BUOL– Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno telah memberikan respon yang positif terkait potensi metaverse. Menurutnya, potensi metaverse di Indonesia cukup besar untuk bisa meningkatkan peluang aktivitas usaha sehingga bisa membuka lapangan kerja baru meskipun harus digarap dengan hati hati.

Perkembangan teknologi di dunia terjadi sangat masif salah satunya mengenai perkembangan metaverse. Teknologi metaverse telah populer di akhir tahun 2021 lalu, terlebih setelah perusahaan raksasa di bidang teknologi yaitu Facebook berganti nama menjadi Meta. Tidak hanya perusahaan, negara juga memanfaatkan teknologi Metaverse untuk keperluan pemerintahan seperti yang dilakukan oleh negara Barbados.

CEO Indodax Oscar Darmawan menyambut baik hal tersebut. Sebagai salah satu pelaku industri, Oscar merasa bahwa perkembangan metaverse menjadi isu penting yang tentu akan memberikan peluang kemajuan teknologi untuk Indonesia nantinya

“Kami siap memanfaatkan peluang ini. Ada banyak hal yang siap kami lakukan untuk menyambut baik. Salah satunya, mengedukasi mengenai blockchain sebagai teknologi yang mensupport hal tersebut dan tentunya edukasi mengenai metaverse,” jelas dia dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (24/6).

Sebagai pendiri platform crypto exchange asli Indonesia, Oscar juga yakin, developer blockchain lainnya juga siap untuk kembangkan metaverse sesuai arahan pemerintah. Dia juga berharap agar pemerintah menentukan road map dan stimulus lainnya.

“Kami siap untuk berkolaborasi dengan pihak manapun untuk membangun, mengembangkan dan mengokohkan ekosistem ini. Indodax mendukung dengan memberikan edukasi kepada masyarakat awam seperti apa yang sudah Indodax lakukan selama ini. Kami juga berharap pemerintah bisa sama sama berkolaborasi dan mendukung terlaksananya hal ini dengan memberikan regulasi yang jelas, serta dukungan infrastruktur yang memadai,” tutup Oscar.

Oscar pun menambahkan bahwa blockchain, seperti metaverse dan NFT memang hal yang sudah lumrah di masyarakat. Namun akan sangat disayangkan apabila masyarakat hanya mengenal kripto ataupun NFT saja dikarenakan hypenya yang memang terjadi baru baru ini.

Padahal dunia kripto ini sangat luas. Masyarakat bisa mengenal teknologi blockchain yang mensupport aktivitas perdagangan kripto, NFT, Metaverse, DeFi yang tentu akan memberikan banyak sekali dampak positif jika dieksplor dan dikembangkan lebih jauh lagi. Sebagaimana yang diketahui, metaverse adalah sebuah teknologi baru yang bisa mengantarkan orang ke dalam dunia virtual.  Ini tentu memudahkan banyak orang dan industri, Terutama industri kreatif.

Sebagai tambahan informasi, Indodax memiliki counter offline yang bisa dipakai oleh para member untuk berkonsultasi yang berada di pusat bisnis Sudirman, DKI Jakarta dan Sunset Road di Bali. Di Indodax, Bitcoin dan aset kripto lainnya bisa dimiliki oleh siapa saja dengan mudah dan aman dengan mulai dari harga Rp10 ribu saja, (@ht BIRO BUOL). 

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Catat, Calon Jemaah Haji  Mulai Terbang ke Saudi 12 Mei 2024, Ini Rencana Perjalanan Hajinya

20 April 2024 - 00:28 WITA

Anak Korban Longsor Minta Bantuan Ternak ke Mensos

17 April 2024 - 17:52 WITA

ASN Bakal Upacara HUT Kemerdekaan RI di IKN

17 April 2024 - 11:02 WITA

Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow

17 April 2024 - 10:51 WITA

Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia

16 April 2024 - 19:24 WITA

Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah

16 April 2024 - 19:19 WITA

Trending di Nasional