Menu

Mode Gelap
Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow Penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di Sulselrabar Meningkat  Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

Nasional · 1 Sep 2022 08:58 WITA

Pertamina Pastikan Harga BBM Bersubsidi Belum Naik Hari ini


 Pertamina Pastikan Harga BBM Bersubsidi Belum Naik Hari ini Perbesar

Jakarta – Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar belum mengalami perubahan pada Kamis, 1 September 2022. Sebelumnya,santer beredar kabar harga BBM dikabarkan bakal naik pada hari ini.

“Harga masih sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah,” kata Irto saat dihubungi pada Kamis, 1 September, Dilansir Tempo.co

Harga BBM bersubsidi disinyalir akan naik di rentang Rp 2.000 sampai Rp 3.000 per liter. Adapun saat ini, harga Pertalite Rp 7.650 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter. Artinya, kenaikan harga BBM itu bisa mencapai sekitar 39,21 persen.

Kabar kenaikan harga BBM membuat sejumlah masyarakat berbondong-bondong membeli bensin. Antrean mengular tampak di pelbagai SPBU pada Rabu petang, 31 Agustus.

Irto memastikan saat ini perseroan telah memasok kembali BBM bersubsidi untuk seluruh SPBU. “Kami pastikan stok nasional aman,” ucapnya.

Kendati begitu, ia mengimbau masyarakat agar tidak panic buying dalam membeli BBM. Irto menjelaskan, antrean panjang semata-mata terjadi karena panic buying oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan saja.

“Diimbau kepada masyarakat untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan,” kata Irto.

Irto berpendapat, antrean konsumen BBM itu lebih disebabkan kekhawatiran terhadap rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. “Ini lebih kekhawatiran masyarakat akan penyesuaian harga. Untuk stok di terminal kami pastikan mencukupi,” ujar Irto.

Antrean panjang ini salah satunya terjadi di hampir semua SPBU di Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu, 31 Agustus 2022. Bahkan ada pom bensin yang sudah kehabisan stok BBM bersubsidi di kota itu.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Anak Korban Longsor Minta Bantuan Ternak ke Mensos

17 April 2024 - 17:52 WITA

ASN Bakal Upacara HUT Kemerdekaan RI di IKN

17 April 2024 - 11:02 WITA

Operasi Ketupat 2024 Berakhir, Korlantas Polri Hentikan One Way hingga Contra Flow

17 April 2024 - 10:51 WITA

Presiden Gelar Ratas Bahas Dampak Geopolitik Timur Tengah terhadap Ekonomi Indonesia

16 April 2024 - 19:24 WITA

Indonesia Intensifkan Upaya Diplomasi, Dorong Deeskalasi Ketegangan di Timur Tengah

16 April 2024 - 19:19 WITA

Progres Rumah Menteri di IKN  Ditargetkan Rampung Juli 2024

16 April 2024 - 14:44 WITA

Trending di Nasional