Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 24 Sep 2022 21:48 WITA

Tim SAR Gabungan Temukan Kernet Sopir terbawa Arus di Sungai Sidrap


 Tim SAR Gabungan Temukan Kernet Sopir terbawa Arus di Sungai Sidrap Perbesar

SIDRAP — Saha (14), kernet sopir truk yang dilaporkan terbawa arus di Sungai Bela Riase Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan akhirnya ditemukan Tim Sar Gabungan pada Sabtu (24/09/2022) siang, dalam keadaan meninggal dunia.

Korban sebelumnya dilaporkan terbawa arus saat sedang mencuci mobilnya di bantaran sungai. Sendal korban tak sengaja hanyut, dan berusaha diraih. Namun nahas, derasnya arus malah membuat korban hanyut dan tenggelam.

“Kejadiannya Jumat (23/09/2022) sekitar pukul 17.30 Wita, korban berusaha meraih sandalnya yang hanyut namun ikut terseret arus”, Ungkap Djunaidi, Kepala Kantor Basarnas Sulsel.

Kejadian itu dilaporkan oleh BPBD Sidrap dan langsung direspons Basarnas Sulsel dengan mengerahkan personel yang ada di Pos Unit Siaga Sar Parepare untuk membantu melakukan pencarian.

Setelah penyelaman dan penyisiran di sekitar LKK, hari kedua pencarian korban ditemukan sekitar pukul 13.30 Wita dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Barukku Sidrap untuk diserahkan ke pihak keluarga.

“Hari ini Tim melakukam penyelaman dan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan terbawa arus sebelum akhirnya ditemukan sekitar 10 meter dari LKK”, terang Djunaidi.

Atas kejadian ini, Kepala Kantor Basarnas Sulsel menyampaikan belasungkawa dan imbauan agar masyarakat tetap waspada dan memperhatikan keselamatan dirinya saat beraktifitas di sekitar sungai.

“Semoga kejadian ini menjadi perhatian agar masyarakat yang beraktifitas di sekitar sungai tetap memperhatikan keselamatan dirinya dan tidak mengabaikan kondisi sekitarnya yang berpotensi membahayakan”, harap Djunaidi, (Baso/**).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News