Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 13 Feb 2023 07:55 WITA

BMKG Wilayah IV Makassar Keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulsel hingga 16 Februari


 BMKG Wilayah IV Makassar Keluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulsel hingga 16 Februari Perbesar

MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sulawesi Selatan pada 12-16 Februari 2023.

Menyikapi kondisi tersebut, diharapkan pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat dapat meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi.

Sementara itu Plh Kepala BBMKG Wilayah IV Makassar, Kamal A mengatakan dari Hasil pemantauan dinamika atmosfer terkini menunjukkan potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulsel. Terpantau adanya Tekanan Rendah (Low Pressure Area) di bagian utara Australia yang menginduksi peningkatan kecepatan angin dan membentuk daerah konvergensi.

” Madden Julian Oscillation (MJO) juga berada di kuadran 4 (Benua Maritim/MC) yang berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan. Model cuaca menunjukkan kelembaban udara lapisan atas hingga ketinggian 700 mb dalam kondisi basah (70 persen-90 persen),”ujarnya, melalui siaran pers.

Lanjut, Diperkirakan cuaca mulai tanggal 12 hingga 16 Februari 2023, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat terjadi di wilayah barat Sulawesi Selatan meliputi Kabupaten Kota Pinrang, Pare-Pare, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar , Takalar.

Selanjutnya di wilayah tengah Sulsel meliputi Kabupaten Sidrap. Soppeng, dan Gowa. Sulsel bagian selatan meliputi Kabupaten Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Kepulauan Selayar.

Sedangkan bagian timur Sulsel meliputi Kabupaten Bone dan Sinjai. Sedangkan potensi angin kencang di Sulsel bagian barat dan selatan. Selain itu, masyarakat diimbau mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulsel.

Sedangkan status peringatan dini dikeluarkan di kabupaten/kota seperti Pinrang, Pare-Pare, Sidrap, Soppeng, Barru, Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bone, Sinjai, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, dan Selayar Kepulauan.

Untuk tinggi gelombang dengan kategori Sedang 1,25 hingga 2,5 meter terjadi di Perairan Pare-pare, Perairan Spermonde Pangkep, Perairan Barat Kepulauan Selayar, Perairan Sabalana, Teluk Bone di utara, dan Teluk Bone di selatan. Selain itu, perairan timur Kepulauan Selayar, Laut Flores bagian utara, Laut Flores bagian barat, perairan Pulau Bonerate – Kalaotoa di utara, dan perairan Pulau Bonerate – Kalaotoa di selatan.

Kemudian ketinggian gelombang dengan kategori tinggi 2,5-4,0 meter di Selat Makassar di selatan, Perairan Spermonde Pangkep di barat, Perairan Spermonde Makassar di barat, dan Laut Flores di timur.

“Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari BMKG dan instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik. BMKG Sulsel juga menyediakan layanan informasi cuaca 24 jam dan dapat memantaunya di website resmi dan media sosial,” tutup, (**).

Artikel ini telah dibaca 104 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News