Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 2 Mar 2023 10:33 WITA

Cetak Sejarah: Seluruh Kota dan Kabupaten DKI Jakarta Berhasil Raih Adipura


 Cetak Sejarah: Seluruh Kota dan Kabupaten DKI Jakarta Berhasil Raih Adipura Perbesar

Jakarta  –  Seluruh Kota dan Kabupaten di Provinsi DKI Jakarta raih penghargaan Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. Capaian ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Pada tahun 2023 ini, Provinsi DKI Jakarta mendapatkan penghargaan di seluruh kota dan kabupaten dengan rincian empat Anugerah Adipura, dua Sertifikat Adipura, dan satu Plakat Adipura. Anugerah Adipura diterima oleh Kota Administrasi Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan, sementara Sertifikat Adipura diterima oleh Kota Administrasi Jakarta Utara dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, sedangkan Plakat Adipura diterima oleh Jakarta Selatan dengan Tebet Eco Park sebagai Taman Kota Terbaik.

Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyampaikan apresiasi dan mengucapkan selamat atas perolehan penghargaan Adipura. Ia berharap capaian ini dapat dipertahankan di tahun-tahun berikutnya.

“Selamat kepada para Wali Kota dan Bupati atas penghargaan Adipura ini. Termasuk, di Jakarta Selatan yang mendapatkan penghargaan taman. Ke depan, saya minta kita bisa mempertahankan kembali Adipura ini di seluruh wilayah,” ujarnya didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Balai Kota Jakarta, pada Selasa (28/2).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga berkomitmen mendorong pencapaian target Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sesuai Perpres No. 97 Tahun 2017 untuk menjadikan semua kota/kabupaten mengelola sampah 100% dengan 30% pengurangan dan 70% penanganan pada tahun 2025.

“Tentunya, kita berharap sinergi dari tingkat Provinsi dan Dinas bisa ditingkatkan. Saling membantu fasilitasi prasarana untuk mem-back up wilayah, sehingga kondisi yang sudah ada saat ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menambahkan, penghargaan Adipura tahun ini merupakan capaian yang terbesar yang pernah diraih oleh Pemprov DKI Jakarta. Asep melanjutkan, peningkatan penghargaan Adipura yang diterima oleh Provinsi DKI Jakarta ini menjadi salah satu bukti keseriusan semua pihak dalam menggarap isu lingkungan hidup dan pengelolaan sampah dalam kewenangannya masing-masing.

“Seperti dengan adanya implementasi Pergub 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga yang menjadi tonggak berdirinya Bidang Pengelolaan Sampah (BPS) di setiap RW. BPS RW inilah yang melakukan pengurangan dan pemilahan sampah di sumber dengan sistematika pengangkutan terjadwal dan terpilah. BPS RW juga membangun bank sampah untuk mengelola sampah material daur ulang, melakukan pengolahan sampah organik atau sampah mudah terurai melalui komposting, biokonversi maggot atau larva dari jenis lalat Black Soldier Fly (BSF), dan eco-enzyme.”

Selain itu, Asep juga memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu, tengah, sampai ke hilir. Di bagian hulu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak masyarakat agar melakukan pengurangan sampah sejak dari rumah tangga dan pendampingan BPS RW. Di bagian tengah, dilakukan peningkatan fungsi Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPS) menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di berbagai lokasi agar sampah dapat diolah dan diminimalkan sebelum residu diangkut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Di bagian hilir, dilakukan program optimalisasi TPST Bantargebang, seperti pembangunan Landfill Mining, RDF Plant, dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Untuk melengkapi seluruhnya, gerakan Jakarta Sadar Sampah dibentuk sebagai wadah edukasi kepada masyarakat dan sinergi dengan berbagai pihak untuk membentuk paradigma pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Adapun capaian Adipura DKI Jakarta dari tahun ke tahun sebagai berikut:

– 2012: empat Anugerah Adipura

– 2013: tiga Anugerah Adipura

– 2014: tidak memperoleh

– 2015: tidak memperoleh

– 2016: satu Anugerah Adipura

– 2017: dua Anugerah Adipura dan dua Sertifikat Adipura

– 2018: dua Plakat Adipura, yaitu Jakarta Selatan untuk pasar terbaik dan Jakarta Timur untuk hutan kota terbaik

– 2019 – 2021: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak mengumumkan penghargaan Adipura dikarenakan pandemi COVID-19, (**).

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News