METROMILENIAL — Peringatan hari lingkungan hidup sedunia dilalukan setiap tanggal 5 Juni, hal ini dimaksud untuk membuat masyarakat dunia sadar akan pentingnya lingkungan bagi kehidupan tiap individu, dan bumi manusia.
Pentingnya memelihara lingkungan hidup akan berdampak kepada kesehatan dan bumi manusia. Peringatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia untuk memlihara dan merawat lingkungan hidup. Sebab, bumi adalah tempat manusia bernaung atau menetap.
Ketua Forum Komunitas Hijau (FKH) Ahmad Yusran, berharap agar masyarakat sadar pentingnya lingkungan bagi kehidupan. Dan dengan adanya peringatan hari lingkungan hidup dunia ini masyarakat bisa memaknainya dengan menjaga kebersihan dan limbah yang dapat merusak lingkungan.
Ia, juga memberikan doa dan ucapan selamat hari lingkungan hidup kepada seluruh masyarakat agar senantiasa dikaruniai kesehatan dan pahala dalam menunaikan sisa waktu di lingkungan sementara ini.
“Selamat Hari Lingkungan Hidup, semoga kita dikaruniai kesehatan dan limpahan pahala dalam menunaikan sisa waktu di lingkungan sementara ini.” Senin, 05/Juni/2023
Ahmad Yusran, menjelaskan tentang makna hari lingkungan hidup sedunia, bahwa kerusakan lingkungan berdampak negatif bagi bagi makhluk hidup.
“Perubahan iklim, perubahan alam akibat ulah manusia serta kejahatan yang mengganggu keanekaragaman hayati, seperti penggundulan hutan, perubahan penggunaan lahan, pertanian intensif dan produksi ternak atau perdagangan satwa liar ilegal yang berkembang, dapat mempercepat kecepatan kehancuran planet ini.” Ungkapnya.
“Oleh karena itu, PBB mendeklarasikan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai perayaan global yang jatuh pada 5 Juni,”paparnya.
Dikutip dari situs World Environtment Day, tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 adalah “Beat Plastic Pollution”. Tema ini menjadi pengingat bahwa tindakan masyarakat terhadap polusi plastik adalah hal yang penting.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 akan menunjukkan bagaimana negara, bisnis, dan individu belajar untuk menggunakan bahan secara lebih berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi pemakaian plastik serta mencegah terjadinya polusi plastik.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2023 akan didukung oleh Pemerintah Belanda, salah satu negara yang mengambil tindakan ambisius dalam siklus pemakaian plastik, (BASO).






