Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 12 Jun 2023 22:22 WITA

Pj Sekda Target Tiga Kabupaten di Sulsel Capai UHC Tahun Ini


 Pj Sekda Target Tiga Kabupaten di Sulsel Capai UHC Tahun Ini Perbesar

METROMILENIAL — Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Darmawan Bintang, menghadiri Forum Komunikasi Koordinasi Pemangku Kepentingan Utama Tahap Pertama Dalam Rangka Optimalisasi Program Jaminan  Kesehatan Nasional (JKN), di Toraja Room, Kantor Gubernur Sulsel, Senin, 12 Juni 2023.

Andi Darmawan mengatakan, pertemuan tersebut membahas beberapa persoalan terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat dan juga terkait dengan pencapaian Universal Health Coverage (UHC) di Sulsel.

Pasalnya, ada tiga kabupaten di Sulsel yang belum mencapai target UHC. Yakni Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Gowa. Meski begitu, Andi Darmawan menargetkan ketiga daerah ini bisa mencapai target UHC pada tahun ini.

“Insya Allah tahun ini sudah UHC semua. Dengan demikian apa yang menjadi keinginan kita, semua kabupaten tidak ada lagi yang tidak mengcover dalam hal pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Hal tersebut, kata Andi Darmawan, juga berkaitan dengan keinginan Gubernur Sulsel yang telah menaruh perhatian sangat besar agar seluruh masyarakat tercover pelayanan kesehatan.

Beberapa waktu lalu, lanjutnya, gubernur sudah memberikan tambahan pembiayaan untuk masyarakat melalui Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) bagi masyarakat miskin.

“Dengan demikian, harapan kita terutama bagi masyarakat miskin itu sudah tidak ada lagi yang mengeluh berkaitan dengan pelayan kesehatan,” ungkapnya.

Terkait dengan kepesertaan, Andi Darmawan mengaku juga menjadi pembahasan dalam pertemuannya dengan pihak BPJS Kesehatan. Terutama berkaitan dengan kepesertaan untuk tenaga kerja.

“Yang kita rapatkan tadi bagaimana agar kepesertaan BPJS Kesehatan bisa ditingkatkan, terutama di tenaga kerja. Sebagai contoh, kemudian potensi-potensi yang biasa muncul tadi dikatakan bahwa ada yang belum memenuhi syarat dalam lima komponen terutama di ASN. Tetapi ada simpang siur bagaimana dalam hal melakukan penilaian untuk mengintegrasikan lima komponen itu terutama penggajian ASN. Itu akan ditindak lanjuti,” terangnya.

Selain itu, Andi Darmawan juga menegaskan, membahas berbagai permasalahan terkait dengan peserta yang belum mempunyai NIK (Nomor Induk Kependudukan), kepesertaan ganda, dan peserta yang sudah meninggal dunia tapi masih mendapatkan PBI.

“Bagaimana pencatatan ini bisa updating setiap saat sehingga pendataan ganda dan yang meninggal tadi itu bisa kita atasi . Kita berharap ada kerjasama terutama bagi instansi pemerintah provinsi maupun kabupaten dalam hal mengatasi persoalan itu, bagaimana meningkatkan kepesertaan JKN dan yang paling penting dari semua ini, kalau itu terlaksana maka efektifitas dan efisiensi pembiayaan pelayanan kesehatan itu bisa tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, Asisten Deputi Kepesertaan dan Mutu Layanan BPJS Kesehatan Wilayah IX Sulsel, Sulbar, Sultra, Maluku, Yusrizal, menjelaskan, dalam pertemuan itu pihaknya menyampaikan dan berdiskusi dengan Pj Sekda terkait capaian peserta saat ini.

Mengingat, kata Yusrizal, masih ada tiga kabupaten di Provinsi Sulsel yang belum mencapai di angka 95 persen kepesertaannya dalam UHC dibandingkan jumlah penduduk. Ketiganya, yaitu Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bulukumba, dan Kabupaten Gowa .

“Dari Pak Sekda sendiri tadi menyampaikan harapannya di tahun ini bisa mencapai di atas 95 persen, sehingga semua bisa masuk dalam kategori UHC,” ucapnya.

Yusrizal juga mengatakan, ada beberapa hal yang didiskusikan. Diantaranya, pemerintah daerah mendukung ketersediaan data pemberi kerja untuk dipastikan terdata 100 persen sehingga membantu dalam pencapaian UHC.

Ia menambahkan, pembahasan lain dalam pertemuan tersebut juga terkait upaya meningkatkan mutu layanan di fasilitas kesehatan, baik pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun tingkat lanjutan. (REDAKSI/**)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News