Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 6 Nov 2023 16:39 WITA

GOW Torut Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental 


 GOW Torut Gelar Sosialisasi Kesehatan Mental  Perbesar

MM, TORUT — GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kabupaten Toraja Utara menyelenggarakan Sosialisasi Kesehatan Mental (Mental Health Awareness) dengan tema “Perempuan sebagai Ujung Tombak Kesehatan Mental Keluarga” yang berlangsung di Aula Kodim 1414 Tana Toraja, Sabtu, (4/11/2023).
Menurut ketua GOW, Damayanti Batti Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya perempuan untuk memperhatikan masalah kesehatan mental dimulai dari keluarga, karena masalah-masalah kesehatan mental yang terjadi di masyarakat sering bermuara dari persoalan keluarga.
Narasumber kegiatan sosialisasi ini adalah dr. Diana Papayungan, SpKJ, yang kebetulan berada di Toraja Utara dalam rangka tugas dari Kementerian Kesehatan, yakni kegiatan intevensi pencegahan bunuh diri anak remaja di tiga sekolah di Toraja Utara. Beliau mengatakan bahwa berbagai gangguan mental seperti skizofrenia, depresi, kecemasan, ketergantungan obat dan psikopatologi lainnya banyak berhubungan dengan kurang baiknya interaksi diantara keluarga, oleh karenanya tidak mungkin kita mengesampingkan peran keluarga dalam menjaga kesehatan mental para anggotanya.
Menurut WHO, sehat mental adalah keadaan sejahtera, di mana individu mengenal potensi dirinya, mampu menghadapi tekanan hidup sehari-hari, produktif, berkontribusi dan bermanfaat untuk komunitas. Harapannya, semoga masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental demi terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera, dan tidak menyepelekan gejala-gejala yang ada dengan segera meminta bantuan kepada ahlinya atau psikiater untuk dapat ditangani lebih dini.
Pemerintah juga sedang gencar melakukan screening awal untuk mendeteksi dini masalah kesehatan mental masyarakat dengan menyebarkan kusioner dengan link google form: Instrumen SDQ (Strength and Dificulties Questionnaire) untuk usia 4 – 11 tahun, 11-18 tahun dan usia 18 tahun ke atas, (**).
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News