Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 6 Nov 2023 22:42 WITA

Ini Pesan Idris Kadir ke Mahasiswi UIN Saat Sosialisasi Bahaya Narkoba 


 Ini Pesan Idris Kadir ke Mahasiswi UIN Saat Sosialisasi Bahaya Narkoba  Perbesar

MM,MAKASSAR —Peredaran dan penyalahgunaan narkotika masih menjadi momok di kalangan anak muda saat ini. Betapa tidak, Indonesia bahkan masih menjadi negara tertinggi ketiga di Asia untuk tingkat penyalahgunaan barang haram ini.

“Saya berpesan kepada mahasiswi, nanti jika kalian mau menikah usahakan minta surat bebas narkoba kepada calon suamimu. Supaya kalian bisa terbebas dari lingkaran narkoba,” ujar Brigjen Pol (Purn) Drs, Idris Kadir, SH, M.Hum yang merupakan mantan Kepala BNNP Sulsel saat menyampaikan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di hadapan mahasiswa baru (maba) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Senin (6/11/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan di ruangan Lt Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UINAM, ini dihadiri sekira 200 mahasiswa. Para mahasiswa sangat antusias mengikuti pemaparan purnawirawan Jenderal Bintang satu ini.

Disampaikan Idris Kadir, banyak orang yang menyalahgunakan narkoba karena faktor lingkungan dan juga faktor keluarga. Olehnya itu, sambungnya, perhatian dari keluarga merupakan salah satu yang bisa mencegah seseorang dalam pusaran penyalahgunaan barang haram itu.

“Peran orang tua, keluarga, istri atau suami sangatlah besar agar seseorang tidak terjerumus. Selain itu jangan pernah ikut mencoba, karena bisa membuat ketagihan,” terangnya lagi.

Selain Idris Kadir, hadir pula AKP Ahmad salah seorang personel Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Makassar yang memaparkan tentang bahaya berbagai jenis narkotika.

“Bahaya narkotika itu sangatlah jelas, karena menyerang saraf serta bisa menyebabkan kematian. Tidak hanya itu, zat yang terkandung di dalam narkotika bisa menyebabkan kecanduan hingga membuat seseorang bisa berbuat nekat jika tidak mendapatkan barang haram itu,” terangnya.

Sementara itu dosen ilmu komunikasi UINAM, Hj Andi Fauziah Astrid, S.Sos, M.Si menjelaskan, penanganan penyalahgunaan narkotika perlu dukungan berbagai pihak. Termasuk perlunya menjaga lingkungan tempat bergaul.

“Agar tidak salah jalan, perlu diperhatikan lingkungan pergaulan. Lingkungan pergaulan yang sehat bisa mencegah dari terjerumusnya seseorang kepada penyalahgunaan narkotika,” tambahnya. (MM/**)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News