Menu

Mode Gelap
MenPAN-RB Kagumi Mal Pelayanan Publik Pemda Gowa Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar Menhub Ungkap Progres Pembangunan Bandara di IKN, Di Laut Disediakan Pinisi Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika 

Nasional · 17 Feb 2024 12:20 WITA

Ketua KPU RI Mengakui ada Kesalahan Proses konversi C Hasil Plano ke aplikasi Sirekap


 Ketua KPU RI Mengakui ada Kesalahan Proses konversi C Hasil Plano ke aplikasi Sirekap Perbesar

MM, JAKARTA | Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari mengakui ada kesalahan dalam proses konversi pembacaan formulir C Hasil Plano di TPS yang diunggah ke aplikasi Sirekap. Hasyim memastikan bahwa kesalahan itu tidak hanya pada unggahan proses Pilpres namun juga pada Pileg.

“Soal Sirekap, bahwa terdapat kesalahan atau ketidaktepatan konversi dari pembacaan formulir yang diunggah. Itu sifatnya random, tidak hanya Pilpres tapi juga ada Pilegnya,” kata Hasyim di Kantor KPU RI, Kamis (15/2/2024), beberapa hari lalu.

Dirinya mengklaim kesalahan unggahan tersebut sudah teridentifikasi oleh sistem. Oleh karenanya, Hasyim telah melakukan konversi kepada unggahan formulir yang salah tersebut.

“Itu sudah teridentifikasi by sistem dan sudah diminta melakukan koreksi terhadap konversi yang salah tersebut, supaya pemindaiannya itu jelas dan terbaca sebagaimana tertulis di dalam formulir,” kata dia.

Hasyim mengakui banyak aduan mengenai kesalahan unggahan formulir C Hasil tersebut. Dia menjelaskan bahwa kesalahan-kesalahan yang diketahui publik tersebut merupakan dampak positif atas terbukanya proses hitung Sirekap, sehingga publik bisa ikut mengoreksi.

“Kalau Sirekap tidak bekerja kan tidak mungkin ada orang bisa lapor, bisa mengetahui. Teman-teman bisa mengetahui bahwa publikasi formulir C Hasil yang diunggah dengan konversinya salah itu karena bisa mengakses Sirekap kan,” kata dia.

Dirinya sebagai pimpinan KPU meminta maaf atas kesalahan tersebut. Menurutnya hal itu terjadi karena proses kerja manusiawi. Dia menyatakan bahwa pihaknya melakukan kesalahan, namun menjamin tidak pernah berbohong atau menipu dalam menghitung hasil.

“Sekali lagi pada intinya kami di KPU masih manusia-manusia biasa yang sangat mungkin salah, tapi pastikan kalau yang salah-salah pasti akan dikoreksi yang paling penting KPU ini enggak boleh bohong dan harus ngomong jujur, itu aja yang paling penting,” kata dia, (**).

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

PWNU DKI Jakarta Pecat Empat Pengurus Dianggap telah Menjalin Hubungan dengan Israel 

20 Juli 2024 - 17:07 WITA

Kunjungi Kabupaten Gowa, MenPAN-RB Dapat Gelar ” Daeng Tojeng” ini Artinya..

19 Juli 2024 - 22:58 WITA

MenPAN-RB Kagumi Mal Pelayanan Publik Pemda Gowa

19 Juli 2024 - 22:51 WITA

Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar

15 Juli 2024 - 16:02 WITA

Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air

15 Juli 2024 - 14:58 WITA

Ribuan Umat Buddha Ikuti Perjalanan Bakti

14 Juli 2024 - 10:52 WITA

Trending di Nasional