Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 25 Apr 2024 15:11 WITA

Kukuhkan 1.064 Lulusan UKMPPG UIN Bandung, Sekjen Minta Guru Berwawasan Masa Depan


 Kukuhkan 1.064 Lulusan UKMPPG UIN Bandung, Sekjen Minta Guru Berwawasan Masa Depan Perbesar

BANDUNG, MM | Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani berharap program Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) 2024 berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan. Karenanya, pada lulusan UKMPPG juga harus memiliki wawasan masa depan dalam memajukan pendidikan.

Pesan ini disampaikan Sekjen Kemenag saat mengukuhkan 1.064 lulusan Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan LPTK Univeristas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung.

Mereka terdiri atas 643 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah dan 421 guru madrasah. ”Guru harus memiliki sikap atau fathonah, yaitu cerdas dan berwawasan masa depan. Profesi guru harus didukung dengan kemauan kuat untuk menjadi pribadi pembelajar sepanjang hayat, sehingga guru menjelma menjadi pribadi yang berwawasan masa depan,” pesan M Ali Ramdhani di Bandung, Selasa (23/4/2024).

Menurutnya, guru berwawasan masa depan harus memiliki pengetahuan tentang tantangan yang akan dihadapi murid-muridnya. Sehingga, guru mampu memberikan pembelajaran yang bermakna untuk membekali mereka agar bisa menyelesaikan tugas yang akan diemban kelak.

Guru berwawasan masa harus mampu mengajar para siswa sesuai dengan tantangan zamannya. Sebab, para siswa akan hidup di zaman mereka, bukan zaman para guru.

“Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian,” tutur Sekjen mengutip salah satu riwayat.

Selain berwawasan masa depan, guru juga harus dapat dipercaya dan bertanggung jawab (amanah), jujur (siddiq), dan menyampaikan (tabligh). Guru harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik supaya pesan yang akan disampaikan dapat diterima dengan baik oleh murid dan masyarakat pada umumnya.

“Komunikasi di sini tidak sebatas pada komunikasi verbal, tapi juga berkaitan dengan kemampuan dalam menuangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya tulis, serta kemampuan menggunakan metode pembelajaran yang tepat bagi tumbuh kembangnya murid,” sebutnya.

Pria yang akrab disapa Kang Dhani ini mengajak para guru profesional yang dikukuhkan mampu mengimplementasikan karakter fathanah, amanah, siddiq, dan tabligh yang merupakan sifat-sifat kenabian, (**).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News