Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

Nasional · 12 Sep 2024 21:54 WITA

Genjot Pendidikan dan Kesehatan, Kemenag Kembangkan Enam Kota Wakaf dari Aceh sampai Wajo


 Genjot Pendidikan dan Kesehatan, Kemenag Kembangkan Enam Kota Wakaf dari Aceh sampai Wajo Perbesar

Muhibuddin menjelaskan, program Kota Wakaf berfokus pada pengembangan aset wakaf di tingkat kabupaten/kota. Terdapat enam Kota Wakaf yang telah ditetapkan, yaitu Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Siak, Kota Padang, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Gunung Kidul, dan Kabupaten Wajo.

“Kami berharap keenam wilayah ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi daerah lain untuk memanfaatkan tanah wakaf sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan,” ujar Muhibuddin.

Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, terpilih sebagai lokasi pengembangan wakaf produktif. Potensi besar dari jumlah penduduk dan aset wakaf diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan sektor UMKM. “Setelah literasi dan edukasi masyarakat, potensi wakaf uang di daerah ini sangat menjanjikan,” ujar Muhibuddin.

Selain itu, Muhibuddin juga menjelaskan tentang Gerakan Indonesia Berwakaf Uang yang memiliki potensi mencapai Rp180 triliun. “Harapannya, gerakan ini mampu menjadi alternatif sumber pembangunan menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

Sertifikasi nazir saat ini, lanjutnya, mencapai 56% dari total lembaga pengelola wakaf di Indonesia, yang diharapkan semakin meningkatkan pengelolaan wakaf di masa depan.

Program Akselerasi Inkubasi Wakaf Produktif (IWP) juga menjadi bahasan dalam talkshow ini. Program ini dirancang untuk menjadikan nazir (pengelola aset wakaf) lebih profesional, inovatif, dan visioner. Program IWP diharapkan dapat mendorong pengelolaan aset wakaf yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi kesejahteraan umat.

Kementerian Agama menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak, seperti BAZNAS, LAZ, BWI, LKSPWU, dan sektor swasta untuk mencapai tujuan tersebut. Muhibuddin menjelaskan, pengelolaan tanah wakaf yang belum produktif akan dioptimalkan untuk menanggulangi kemiskinan.

“Tanah-tanah wakaf yang masih idle atau ihyaul mawat akan kita kasih treatment, kita produktifkan. Nanti mauquf alaih -nya untuk pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan para mustadhafin (fakir miskin). Itulah perbedaan Inkubasi Wakaf Produktif dari wakaf konvensional,” jelasnya.

Kiai Ahmad Yunaini, Pimpinan Pondok Modern Asy-Syifa Balikpapan, mengungkapkan manfaat yang diterima pondoknya dari program IWP.

“Pondok Modern Asy-Syifa mendapat dukungan dari Kementerian Agama melalui program Inkubasi Wakaf Produktif pada 2021. Bantuan tersebut digunakan untuk menanam 100 bibit durian montong, 5 bibit jambu kristal, 10 bibit alpukat mentega, dan 5 bibit rambutan Binjai di lahan seluas 1,5 hektar. Lahan ini akan dikembangkan menjadi wisata edukasi tentang pertanian dan wakaf produktif serta berfungsi sebagai akses menuju Taman Makam Al-Barzah,” ungkapnya.

Anggota Komisioner BWI, Shalahuddin Ahmad, menyampaikan pentingnya mengubah pola pikir masyarakat tentang wakaf dari sekadar sedekah menjadi instrumen investasi produktif. “Wakaf, terutama wakaf produktif, akan menjadi solusi bagi generasi muda ke depan. Ekonomi yang didasarkan pada wakaf sebagai salah satu pilar merupakan bentuk ‘sharing economy’ yang memanfaatkan aset secara bersama. Ini akan membuat harga lebih terjangkau dan barang lebih murah,” tandasnya.

Talkshow yang merupakan bagian dari Expo MTQ Nasional XXX Tahun 2024 itu bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang potensi wakaf dalam pembangunan ekonomi, (**).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Gerak Cepat, STIMI Yapmi Makassar Awali 2026 dengan Dua MoU

2 Januari 2026 - 20:49 WITA

Capaian Kinerja Terbaik, Pemprov Sulteng Raih Prestasi SPM Awards 2025 Tingkat Nasional

26 Mei 2025 - 09:50 WITA

Yatim Piatu Binaan ” Marwan Aras Center” (MAC) Mendapat Bantuan Uang Tunai

17 Mei 2025 - 10:40 WITA

Saudi Apresiasi Indonesia Kelola Haji secara Profesional dan Humanis

18 Januari 2025 - 14:21 WITA

BPIH 2025 Turun, Kepala Badan Penyelenggara Haji Apresiasi Menag dan DPR

9 Januari 2025 - 11:25 WITA

Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infratruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

27 Desember 2024 - 09:34 WITA

Trending di Nasional