Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 2 Okt 2024 09:12 WITA

Pemprov Sulsel Siap Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah


 Pemprov Sulsel Siap Mendukung Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Perbesar

MAKASSAR, MM | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel siap berkolaborasi dengan stakeholder terkait dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Apalagi, ekonomi dan keuangan syariah memiliki potensi yang sangat besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulsel.

“Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, transparansi, dan kemaslahatan, ekonomi syariah dapat menjadi solusi bagi berbagai permasalahan ekonomi yang kita hadapi saat ini,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, saat mewakili Penjabat Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh, menghadiri Opening Ceremony Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang dilaksanakan di Hotel Claro Makassar, Selasa, 1 Oktober 2024.

Menurut Jufri Rahman, pengembangan Sulsel menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah sangat mungkin dilakukan, termasuk dengan menjadikannya sebagai pangsa pasar untuk produk halal. Apalagi didukung mayoritas penduduk beragama Islam. Menurut data Kementerian Agama, porsi penduduk beragama Islam di Sulsel mencapai 90,2 persen dari total penduduk pada 2023 lalu, yang berjumlah 9,4 juta jiwa.

“Pemprov Sulsel siap mendukung dan berkolaborasi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yang fokus pada pengembangan industri produk halal, industri jasa keuangan syariah, dana sosial syariah, serta bisnis dan kewirausahaan syariah,” tegas Jufri Rahman.

Ia berharap kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan literasi dan edukasi syariah. Seperti mengadakan sosialisasi dan pelatihan, penguatan infrastruktur ekonomi syariah dengan menyediakan Rumah Potong Hewan (RPH) yang tersertifikasi halal.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Rizki Ernadi Wirnanda, mengatakan, pihaknya sangat menyadari pentingnya peranan ekonomi dan keuangan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sulsel. Potensi Sulsel dalam sektor ekonomi syariah sangat besar, baik dari sisi sumber daya alam, budaya, maupun jumlah penduduk yang mayoritas muslim.

“BI sebagai bagian dari penggerak ekonomi dan keuangan syariah nasional melakukan berbagai upaya dalam hal memajukan dengan tiga strategi penguatan. Yaitu, penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, dan penguatan literasi inklusi dan penguatan ekonomi industri halal,” jelas Rizki. (**)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Melampaui Batas: Ketika Mimpi Menjadi Jalan Hidup

7 Juni 2026 - 16:52 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Qurban untuk Yatim dan Dhuafa

27 Mei 2026 - 17:49 WITA

Bersama Ratusan Jamaah, Ketua STIMI Yapmi Makassar Salat Idul Adha di Masjid Desa Radda, Luwu Utara

27 Mei 2026 - 15:26 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di 10 Hari Pertama Dzulhijjah 1447 H

25 Mei 2026 - 08:03 WITA

Optilimalisasi Potensi Emas Desa Buranga, Bumdes Fasilitasi Pengelolaan Tambang Rakyat

12 Mei 2026 - 14:10 WITA

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Trending di News