Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 22 Apr 2025 09:24 WITA

Hari Kartini, dr. Reny Lamadjido Ajak Perempuan Sulteng Ambil Peran dalam Pembangunan


 Hari Kartini, dr. Reny Lamadjido Ajak Perempuan Sulteng Ambil Peran dalam Pembangunan Perbesar

PALU, MM | Memperingati Hari Kartini, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny Lamadjido mengajak seluruh perempuan di daerah ini untuk terus berjuang, berprestasi, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan. Ia menegaskan, perempuan memiliki potensi besar untuk membawa perubahan, dan peringatan Hari Kartini adalah momentum untuk memperkuat semangat tersebut.

“Saya percaya bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam membangun masyarakat. Di Sulawesi Tengah, kita punya banyak perempuan hebat yang berkontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Mereka adalah Kartini masa kini,” ujar dr. Reny.

Sebagai sosok perempuan yang dipercaya mendampingi Gubernur Anwar Hafid, dr. Reny diberi mandat khusus untuk membenahi sektor kesehatan. Ia dikenal dengan program unggulan Berani Sehat, sebuah terobosan yang menjamin pelayanan kesehatan gratis hanya dengan menggunakan KTP Sulawesi Tengah.

“Masih banyak masyarakat kita yang tidak bisa berobat karena tidak punya biaya. Bahkan ada yang sudah punya jaminan kesehatan tapi tidak aktif. Dengan Berani Sehat, cukup dengan KTP, masyarakat bisa berobat gratis di puskesmas dan rumah sakit mana pun di Indonesia,” jelasnya.

Tak hanya kesehatan, dr. Reny juga menyoroti pentingnya akses pendidikan bagi perempuan. Melalui program Berani Cerdas, ia ingin memastikan anak-anak perempuan di Sulawesi Tengah mendapatkan kesempatan belajar yang setara dan berkualitas.

Namun ia mengakui, tantangan yang dihadapi perempuan masih besar. Masih ada persoalan akses pendidikan dan kesehatan, kekerasan terhadap perempuan, hingga stereotip gender yang menghambat potensi perempuan untuk berkembang.

“Ini perjuangan yang belum selesai. Kita harus terus bekerja keras agar perempuan Sulawesi Tengah punya kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memberi kontribusi nyata,” tegasnya.

Menutup pesannya di Hari Kartini, dr. Reny mengajak seluruh perempuan Sulawesi Tengah untuk tidak menyerah dalam menghadapi tantangan.

“Teruslah melangkah dan berkarya. Jadilah Kartini masa kini yang mampu membawa perubahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Perempuan Sulawesi Tengah harus Berani Sehat dan Berani Cerdas!,” tegasnya, (**).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Jajaki Kerja Sama Strategis, Sekda Parigi Moutong Kunjungi Kampus STIMI Yapmi Makassar

25 Juni 2026 - 11:33 WITA

Trending di News