MM, LUWUTIMUR– Pemerintah Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mengadakan Pasar Budaya, jajanan khas budaya se-kecamatan mangkutana, kegiatan tersebut melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) yang ada di tiap Desa.
Berbagai jenis jajanan khas daerah dan budaya masing-masing desa, ada di pasar budaya tersebut.
Budiman, Bupati Luwu Timur, dan sejumlah pejabat daerah Luwu Timur hadir dalam pembukaan acara tersebut. Pasar Budaya di selenggarakan selama dua hari terhitung mulai hari ini Senin (13/11), sampai dengan Selasa, (14/11/2023).
Pasar budaya ini di laksanakan di lapangan sepak bola, Desa Wonorejo, Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur, Senin (13/11/2023).
Sejumlah masyarakat dari berbagai kalangan datang untuk memeriahkan Pasar Budaya yang diadakan oleh pemerintah Kecamatan Mangkutana.
Hartadi, waraga Desa Sindu Agung, Kecamatan Mangkutana, merespon positif kegiaatan yang dilakukan Pemerintah Kecamatan.

“Kegiatan ini sangat bagus, memberi peluang kepada Umkm Desa, di samping itu memperkenalkan hidangan tradisi kami, makanan khas. Kan kami di Desa Sindu Agung itu mayoritas peranakan Jogja,” kata Hartadi kepada metromilenial.id.
Hartadi, juga menjelaskan berbagai jenis jajanan khas Desa Sindu Agung yang ada dalam pasar budaya tersebut seperti, Sayur Urap, Gudeg, Nasi Lontong, Mendut, dan Peyek.
Muslim, panitia kegiatan pasar budaya mengatakan kegiatan tersebut akan di laksanakan selama dua hari terhitung mulai tanggal (13/11), sampai denga (14/11/2023), sasaran kegiatan ini adalah PKK Desa dan seluruh Paud yang ada di tiap Desa.
Lebih lanjut Muslim mengatakan, ada beberapa instansi, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se-Kecamatan Mangkutana yang ikut memeriahkan Pasar Budaya tersebut.
“Susuai dengan Visi Misi Bapak Bupati, Luwu Timur Yang Berkelanjutan, yang lebih maju berlandaskan agama dan budaya-budaya nya, ini yang kita lakukan,” kata Muslim kepada metromilenial.id saat di konfirmasi Senin, (13/11/2023), (Baso Rahman)






