Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 7 Des 2023 13:59 WITA

Makassar Sentra Pariwisata dalam Mendukung Transformasi Ibu Kota Negara


 Makassar Sentra Pariwisata dalam Mendukung Transformasi Ibu Kota Negara Perbesar

MAKASSAR,MM —  Kota Makassar sebagai salah kota terdekat dari Ibu Kota Nusantara. Peluang ini dilihat oleh Pemkot Makassar sehingga mempersiapkan berbagai instrumen. Salah satu contoh ialah pariwisata.

Plt Kadiskominfo Makassar Ismawaty Nur mengatakan jarak Makassar dengan IKN hanya berjarak 45 menit olehnya sangat dekat sebagai destinasi baru di Indonesia Timur.

“Pusat edukasi untuk Indonesia Timur juga ada di Makassar. Sederhana saja, jika bosan di sana paling dekat di Makassar. Kalau mau ke Mall misalnya ya paling ke sini, kita adalah kota metropolitan paling dekat,” kata Ismawaty dalam diskusi Temu Influencer; Mewujudkan Visi Smart City dalam Transformasi Ibu Kota Negara di Makassar, Rabu, (6/12/2023).

Selanjutnya, tinggal digalakkan saja bahwa Makassar bisa menjadi pusat event dan pariwisata. Seperti Makassar F8 yang diklaim sebagai Festival Tepi Laut Terbaik di Dunia

Karnaval Budaya yang menjadi puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang kerap digelar November. Terakhir bahkan konsep mirip Festival Awa Odori di Jepang.

Dan yang paling populer ialah Lorong Wisata. Program unggulan Pemerintah Kota Makassar yang diinisiasi Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. Program ini telah berhasil memberikan kontribusi yang positif kepada kota Makassar.

Banyak keunikan di dalamnya, seperti pemberdayaan masyarakat, kelompok tani, kelompok wanita, pemuda dan lain sebagainya. Lengkapnya dalam Lorong Wisata juga tersedia 21 konten, di antararanya food security, inflation control, circular economy, 20 UMKM digital per lorong, startup lorong, destinasi wisata makan enak, destinasi wisata sejarah, seni, dan lain sebagainya.

Tercatat, saat ini sudah ada 2.077 lorong dari sebelumnya 1.000-an Lorong Wisata. Olehnya potensi pariwisata ini mesti dikuatkan terus agar memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat dan mendorong transformasi IKN. (**)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News