Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

Nasional · 20 Jul 2024 17:07 WITA

PWNU DKI Jakarta Pecat Empat Pengurus Dianggap telah Menjalin Hubungan dengan Israel 


 PWNU DKI Jakarta Pecat Empat Pengurus Dianggap telah Menjalin Hubungan dengan Israel  Perbesar

JAKARTA, MM | Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama atau PWNU DKI Jakarta memecat empat pengurus karena dianggap telah menjalin hubungan dengan Israel. Salah satu pengurus yang dipecat, yaitu Zainul Maarif, sempat pergi ke Israel untuk menemui Presiden Isaac Herzog.

Selain Zainul Maarif, terdapat tiga pengurus PWNU DKI Jakarta lainnya, yaitu Mukti Ali Qusyairi, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh. Mereka adalah pengurus Lembaga Bahtsul Masail (LBM) NU DKI Jakarta. LBM diketahui adalah sayap intelektual yang ada di bawah NU.

Ketua PWNU DKI Jakarta Samsul Ma’arif mengatakan pemecatan keempat pengurus tersebut telah dibahas dalam rapat jajaran pengurus daerah. “Memutuskan bahwa beberapa orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam keberangkatan anak NU ke Israel itu diberhentikan dari kepengurusan Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jakarta,” kata Samsul dalam keterangan tertulis pada Kamis, 18 Juli 2024, hari lalu.

Meski begitu, Samsul menyatakan Zainul Maarif, Mukti Ali, Roland Gunawan, dan Sapri Saleh masih merupakan kader NU di lingkup Jakarta. Mereka pun tetap berhak mengikuti kegiatan-kegiatan NU. “Tetapi mereka sudah tidak lagi bagian daripada kepengurusan LBM PWNU DKI Jakarta,” ujar Samsul.

Usai dipecat dari kepengurusan LBM NU, Zainul Maarif menyampaikan permintaan maaf karena telah menimbulkan ketidaknyamanan akibat pertemuannya dengan presiden Israel. Zainul mengatakan pertemuan dengan Isaac Herzog terjadi di luar agenda yang sebelumnya telah dijadwalkan.

“Pertemuan dengan Presiden Israel itu hanya pertemuan tambahan (tentatif) dari kegiatan inti ‘Penelitian Lapangan dan Dialog Lintas Iman untuk Perdamaian’ yang diselenggarakan di Palestina dan Israel, 30 Juni – 5 Juli 2024,” kata Zainul dalam keterangan tertulis pada Jumat, 19 Juli 2024.

Zainul lalu mengklaim dirinya membela hak-hak rakyat Palestina saat bertemu Isaac Herzog. “Kami meminta Presiden Israel untuk tidak memerangi warga Palestina lagi,” ucap dia, (**).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Gerak Cepat, STIMI Yapmi Makassar Awali 2026 dengan Dua MoU

2 Januari 2026 - 20:49 WITA

Capaian Kinerja Terbaik, Pemprov Sulteng Raih Prestasi SPM Awards 2025 Tingkat Nasional

26 Mei 2025 - 09:50 WITA

Yatim Piatu Binaan ” Marwan Aras Center” (MAC) Mendapat Bantuan Uang Tunai

17 Mei 2025 - 10:40 WITA

Saudi Apresiasi Indonesia Kelola Haji secara Profesional dan Humanis

18 Januari 2025 - 14:21 WITA

BPIH 2025 Turun, Kepala Badan Penyelenggara Haji Apresiasi Menag dan DPR

9 Januari 2025 - 11:25 WITA

Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infratruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

27 Desember 2024 - 09:34 WITA

Trending di Nasional