Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 9 Okt 2024 22:43 WITA

Operasi Pencarian KM Bintang Tamalate Resmi Ditutup, Lima Korban Masih Hilang


 Operasi Pencarian KM Bintang Tamalate Resmi Ditutup, Lima Korban Masih Hilang Perbesar

TAKALAR, MM | Tim sar gabungan telah mengakhiri operasi pencarian terhadap kelima korban dari tenggelamnya KM Bintang Tamalate yang hilang di perairan Takalar, Sulawesi Selatan. Setelah tujuh hari pencarian intensif, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan lima orang yang berada di atas kapal tersebut.

Kecelakaan ini bermula pada 2 Oktober 2024, ketika KM Bintang Tamalate berangkat dari Pulau Matalaan, Kabupaten Pangkep, dengan tujuan Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Kapal tersebut membawa empat anak buah kapal (ABK) dan satu penumpang. Namun, pada 3 Oktober 2024, kapal tersebut tidak tiba di tujuan, dan pihak keluarga melaporkan kejadian ini kepada otoritas setempat.

Setelah dilakukan pencarian, kapal ditemukan tenggelam di perairan Takalar, sekitar 22 mil laut dari Pulau Tanah Keke, namun tanpa tanda-tanda keberadaan para awak kapal.

Operasi pencarian yang dimulai sejak laporan diterima, melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD, tim SAR dari beberapa universitas, serta nelayan setempat. Kapal KPP Orca 05 juga dikerahkan untuk membantu pencarian.

Area pencarian yang cukup luas dibagi menjadi tiga sektor dengan menggunakan tiga Search Rescue Unit (SRU), namun hingga hari ketujuh, upaya pencarian belum membuahkan hasil.

Pada hari ketujuh, pukul 17.00 Wita, operasi SAR resmi dihentikan setelah dilakukan evaluasi dan briefing bersama keluarga korban serta instansi terkait.

“Tim sar gabungan bersama dengan keluarga korban telah bersepakat untuk menutup operasi sar kecelakaan kapal KM Bintang Tamalate karena sudah memasuki hari ketujuh, dan tidak ditemukannya keberadaan tanda-tanda korban,” ujar Muhammad Arif Anwar, selaku Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar.

Arif menambahkan meskipun operasi SAR dihentikan, apabila nanti ada penemuan korban maka operasi sar dapat dibuka kembali dengan operasi pelaksanaan evakuasi.

“Pihak keluarga juga telah menandatangi kesepakatan untuk melakukan penandatanganan penghentian operasi sar,” tambah Arif.

Pihak Basarnas menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan kerjasama dari berbagai pihak dalam operasi ini, termasuk tim SAR dari berbagai instansi, nelayan setempat, serta keluarga korban yang terus mendukung proses pencarian.

Operasi SAR ini telah melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, BPBD, Marteam, SAR dari beberapa universitas, SAR Ojol, CORE, dan beberapa tim penyelamat lainnya. Semua unsur yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing setelah operasi resmi ditutup.

Berikut nama korban KM Bintang Tamalate yang hilang yaitu Dg Taba, Dg Pole, Dandy, Zul, serta satu orang yang belum teridentifikasi, (**).

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News