Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 17 Okt 2024 09:56 WITA

Asap pembakaran sampah sangat menganggu peolahraga di Alun – alun Dg Sibali Takalar


 Asap pembakaran sampah sangat menganggu peolahraga di Alun – alun Dg Sibali Takalar Perbesar

TAKALAR, MM | Alun – alun Makkatang Daeng Sibali adalah salah satu ikon Kabupaten Takalar yang selalu di digunakan masyarakat sebagai saranan olahraga hidup sehat dengan melakukan banyak aktifitas termasuk olahraga pagi hari. Akan tetapi yang didapatkan disekitar lokasi tersebut adalah bukannya udara segar melainkan asap gebul dari pembakaran sampah yang berada dibeberapa titik, yang meresahkan masyarakat sedang berolahraga lari pagi maupun pejalan sehat. Kamis (17 Oktober 2024)

Masyarakat yang datang untuk melakukan olahraga jalan sehat maupun lari pagi, menginginkan menghirup udara segar di alun – alun Dg Sibali, karena sebagai tempat Saranan olahraga bagi warga takalar, namun sangat di sayangkan, terlihat beberapa titik petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan pertanahan membakar sampah daun yang menimbulkan asap yang sangat mengganggu aktifitas olahraga pagi bagi masyarakat.

” Salah satu pejalan sehat, Daeng Baji mengatakan, yang melakukan setiap harinya olahraga jalan sehat itu, terlihat menutup hidung dan terbatuk akibat dari asap pembakaran sampah yang dibakar oleh petugas kebersihan di beberapa titik, sehingga mengganggu kegiatan kami hampir setiap pagi pak, saya sudah beberapa kali menegurnya bahkan menghubungi Kabid kebersihan untuk dilakukan pengawasan tapi ternyata masih juga dilakukan” ujarnya.

Daeng baji menambahkan, asap dari sampah ini sangat mengganggu pernafasan, Meski sekilas terlihat praktis dan sampah langsung lenyap, membakar sampah secara terbuka bisa membahayakan kesehatan dalam jangka panjang. Pasalnya, asap hasil pembakaran sampah mengandung bahan-bahan kimia berbahaya yang dapat mengakibatkan polusi udara.

Orang-orang yang berada di sekitar lokasi pembakaran, terutama anak-anak, ibu hamil, lansia, dan orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dan paru, berisiko tinggi mengalami gangguan kesehatan akibat menghirup bahan-bahan tersebut.

Daeng baji dikenal sebagai aktifis lingkungan yang sangat konsen dengan issue sampah, berharap ini tidak lagi menjadi kebiasaan yang dilakukan. Tidak dapat dipungkiri polusi udara dari asap dapat berdampak pada kesehatan manusia.

Orang yang terpapar polutan udara ini dapat mengalami iritasi mata dan hidung, kesulitan bernapas, batuk, dan sakit kepala.

Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan pertanahan bisa melakukan pengawasan terhadap para pekerja mereka di lapangan agar polusi udara bisa di minimalisir “Tegasnya. #(Fgr)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News