Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 8 Jan 2025 00:10 WITA

Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Resmikan Infrastruktur SPKLU di Kabupaten Pinrang


 Ekosistem Kendaraan Listrik, PLN Resmikan Infrastruktur SPKLU di Kabupaten Pinrang Perbesar

Pinrang, MM | Pada awal tahun baru 2025, PT PLN (Persero) kembali menambah infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang terletak di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pinrang, Kabupaten Pinrang. SPKLU menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam membangun ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Penjabat Bupati Kabupaten Pinrang yang diwakili oleh Assisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Pinrang, Abdul Rahman Mahmud mengapresiasi PLN yang menjadi lokomotif transisi energi dan membentuk ekosistem kendaraan listrik dengan menghadirkan SPKLU di Kabupaten Pinrang.

“Terima kasih atas inisiasi dari PLN yang telah mendirikan SPKLU ini. Transisi energi sangat dibutuhkan untuk masa depan. Mudah-mudahan dengan hadirnya SPKLU ini biaa mengakselerasi ekosistem kendaraan listrik,” kata Abdul.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Budiono, menyampaikan bahwa sebagai lokomotif dalam transisi energi menuju net zero emission pada tahun 2060, PLN mendukung penuh pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

“Hari ini kita meresmikan infrastruktur SPKLU dalam rangka percepatan pembentukan ekosistem kendaraan listrik. SPKLU adalah bukti nyata bahwa PLN siap memberikan kemudahan bagi pelanggan pemilik kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya di mana saja,” kata Budiono.

Budiono merinci bahwa SPKLU di kantor PLN UP3 Pinrang berjenis Medium Charging dengan spesifikasi daya 2×22 kiloWatt (kW). Dengan beroperasinya SPKLU tersebut, jumlah infrastruktur SPKLU yang beroperasi kini bertambah menjadi 61 unit, tersebar di 53 lokasi di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.

Dirinya mencatat berdasarkan pengalamannya menggunakan mobil listrik dari Makassar ke Bulukumba, lalu ke Watampone, dan kembali ke Makassar penghematan operasional mencapai 70-80%. Sebelumnya saat Budiono menggunakan mobil konvensional, ia menghabiskan sekitar Rp1.100,- per kilometer (KM), sekarang saat menggunakan mobil listrik hanya mengeluarkan biaya Rp 300,- per KM. Artinya terdapat efisiensi Rp800,- per KM.

“Kami mengimbau agar masyarakat dapat merasakan menggunakan kendaraan listrik. Selain biaya operasional yang lebih murah, kita juga turut mendukung transisi energi untuk generasi yang lebih baik. Kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari stakeholder yang turut menyukseskan program ini,” ujar Budiono.

Budiono juga mengungkapkan bahwa jumlah transaksi sejak SPKLU pertama kali beroperasi hingga saat ini mencapai 6.881 transaksi. Selain peresmian SPKLU, PLN juga turut menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat sekitar dengan memberikan bantuan Yayasan Baitul Maal (YBM) dalam wujud program pelatihan tata boga, sembako dhuafa, anugerah guru, santri cahaya, dan peduli yatim, (**).

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Makassar Canangkan Digitalisasi Kampus Menuju Kampus Global

20 Juli 2026 - 12:43 WITA

Pelaksanaan UAS STIMI Yapmi Makassar Ditinjau Langsung Jajaran Pimpinan Kampus

13 Juli 2026 - 17:41 WITA

Perkuat Kerja Sama, STIMI Yapmi Makassar dan STIE YPUP Teken MoU Penguatan Tridharma Perguruan Tinggi

12 Juli 2026 - 22:54 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi di Bulan Muharram 1448 H

29 Juni 2026 - 15:51 WITA

STIMI Yapmi Makassar Terapkan Sistem Pembelajaran Hybrid untuk Mahasiswa Kurang Mampu

29 Juni 2026 - 15:49 WITA

Semua PTS Berpeluang Meraih Akreditasi Unggul

27 Juni 2026 - 09:56 WITA

Trending di News