Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 26 Jun 2022 13:53 WITA

Gubernur Sulsel: Aisyiyah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Keagamaan


 Gubernur Sulsel: Aisyiyah Jadi Ujung Tombak Pembangunan Keagamaan Perbesar

MAKASSAR — Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sulawesi Selatan menggelar acara 105 Tahun Aisyiyah di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Sabtu (25/6/2022), Kemarin. 

Dengan mengangkat tema ‘Sukses Muktamar ke-48: Perempuan Mengusung Peradaban Utama’ ini dihadiri langsung Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan Naoemi Octarina.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman berharap, 105 tahun Aisyiyah dapat menjadi organisasi yang dapat terus berkontribusi terhadap pemerintah bagi kemajuan bangsa.

“Organisasi Aisyiyah sebagai salah satu ujung tombak pembangunan keagamaan utamanya program pemberdayaan perempuan sesuai dengan tema perempuan mengusung peradaban utama,” ungkap Andi Sudirman secara virtual.

Andi Sudirman juga mengungkapkan,  Perempuan Muhammadiyah harus terus memperkaya ilmu pengetahuan dan senantiasa menjaga persatuan dengan ormas perempuan lainnya, agar perempuan-perempuan Sulawesi Selatan memiliki karakter, maju dan mendepankan akhlak.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Shoimah Kastholani menyampaikan untuk mendukung perempuan dalam mengusung peradaban utama ada delapan nilai utama yang harus dikembangkan oleh warga Aisyiyah.

Delapan nilai utama tersebut, yakni nilai tauhid dan kemanusiaan, nilai kemanusiaan uang selalu menjaga jiwa, agama, harta, akal dan keturunan. Nilai persaudaraan atau kebersamaan, nilai kasih sayang, nilai moderat dengan menjaga keseimbangan, nilai keunggulan, nilai keilmuan, dan nilai keutamaan atau kemajuan.

Ia juga mengungkapkan peran perempuan dalam mengusung peradaban utama, harus memiliki beberapa penilaian lainnya.

“Perempuan harus punya potensi, punya kekuatan inovatif di dalam berpikir sehingga tidak mau berhenti, tidak berpangku tangan dan akan terus bergerak,” ujarnya. (**)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

CFD di Makassar Gerakkan Usaha Kecil Rumahan

11 Oktober 2026 - 13:26 WITA

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Trending di News