Menu ✖

Mode Gelap
Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan Pererat Silaturahmi, Babinsa Kodim 1420/Sidrap Gelar Safari Salat Subuh Berjamaah Maulid Nabi Muhammad SAW Jadi Momentum MAC Berbagi Kualitas SDM dan Teknologi Jadi Prioritas Raker STIMI Yapmi Makassar 2026/2027 STIMI Yapmi Gelar PKKMB Maba 2026 di Kampus dan Pondok Tahfidz

News · 30 Okt 2022 17:43 WITA

Hipotermia, Seorang Pendaki Gunung Bawakaraeng Meninggal Dunia


 Hipotermia, Seorang Pendaki Gunung Bawakaraeng Meninggal Dunia Perbesar

GOWA — Diduga terserang hipotermia, pendaki Gunung di kawasan Lembah Ramma kaki Gunung Bawakaraeng Kelurahan Bontolerung Kec. Tinggimoncong Kab. Gowa, warga Bukit Graha Praja Indah D4/13 Kelurahan Manggala Makassar, Rahmansyah alias Mamang, 21, meninggal dunia, Sabtu (29/10/2022) dini hari.

Kasi Humas Polres Gowa Akp Hasan Fadhlyh, SH mengungkapkan, Rahmansyah alias Mamang bersama dua orang rekannya melakukan registrasi untuk melakukan pendakian melalui Jalur Panaikang Kelurahan Bontolerung untuk menuju Lembah Slank dan pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2022 pukul 01.00 wita Tiba di Kawasan Danau Slank dan mendirikan 1 Buah tenda untuk bertiga.

“Menurut keterangan rekan korban, bahwa pada hari sabtu tanggal 29 Oktober 2022 Pukul 02.00 wita, korban bersama kedua rekannya masuk ke tenda untuk istrahat, dan Sekitar Pukul 03.00 wita, korban ngorok serta mengeluarkan liur sehingga rekan korban terbangun mendengar korban ngorok,” ungkapnya.

Kasi Humas menambahkan, saat itu juga rekan korban minta tolong ke salah satu pendaki lainnya yang berada di sekitar Lokasi, agar ke Pos Registrasi Untuk melaporkan bahwa ada salah satu pendaki yang Hipotermia namun dilihat oleh pendaki lain bahwa korban sudah meninggal dunia.

“Sekitar Pukul 06.30 wita, Warga bersama Pemerintah setempat serta TNI Polri melakukan evakusai kepada korban lewat jalur Panaikang, dan sekitar Pukul 11.00 wita, Korban berhasil di evakuasi, selanjutnya dibawa ke puskesmas Tinggimoncong Untuk menunggu pihak keluarga,”ucap Akp Hasan Fadhlyh, SH.

Pukul 13.30 wita, Korban di antar ke rumah duka bersama tim relawan dan PMI, serta Personil Polsek Tinggimoncong mendatangi pihak keluarga untuk menandatangani Berita Acara Penolakan Outopsi, dimana pada saat di Puskesmas Tinggimoncong Pihak keluarga menolak untuk dilakukan Outopsi.

Kasihumas Akp Hasan Fadhlyh, SH mengaku, hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, Korban diduga meninggal lantaran hipotermia.

”Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman,” singkat Kasi Humas.

(MM/**)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

STIMI YAPMI Buka Program S2 Magister Manajemen dan Wisuda Sarjana Manajemen

5 Oktober 2026 - 14:09 WITA

MAC Kembali Berbagi untuk Panti Asuhan dan Dhuafa di Makassar

30 September 2026 - 09:31 WITA

IKA SMA 4 Makassar Jalin Silaturahmi dan Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

20 September 2026 - 19:39 WITA

S2 Magister Manajemen STIMI Yapmi Makassar Terima Mahasiswa Baru 2026/2027

19 September 2026 - 12:27 WITA

Warga Cempaka Putih Selatan Parepare Khidmat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

14 September 2026 - 20:58 WITA

Polres Sidrap Ungkap Curanmor, Dua Residivis Diamankan

9 September 2026 - 09:39 WITA

Trending di News