Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

Nasional · 13 Okt 2023 23:48 WITA

Muhammadiyah Siap Bangun Rumah Sakit Lapangan di Gaza


 Muhammadiyah Siap Bangun Rumah Sakit Lapangan di Gaza Perbesar

MM, JAKARTA — Merespon bencana kemanusiaan yang terjadi akibat peperangan di Palestina, Muhammadiyah menyatakan kesiapannya untuk sesegera mungkin mengirimkan relawan dan tenaga medis berpengalaman.

“Secara sumber daya manusia, Muhammadiyah sebenarnya sudah sangat siap dengan tenaga-tenaga kemanusiaan yang terlatih itu dan dengan perlengkapan-perlengkapan pelayanan kesehatan, termasuk rumah sakit lapangan yang sebenarnya kita sudah cukup memiliki dan kemudian sekali lagi ini tinggal faktor koordinasi saja,” terang Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti.

Dalam Konferensi Pers di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jakarta, Rabu (11/10), Mu’ti menjelaskan bahwa permasalahan yang dihadapi bukanlah dari aspek sumber daya, melainkan teknis pengiriman karena situasi yang masih genting. Apalagi hampir tidak ada perbatasan negara yang membuka akses masuk bagi bantuan kemanusiaan ke jalur Gaza.

“Untuk teknis pengiriman dari Indonesia ke sana harus mununggu perkembangan lebih lanjut karena situasinya perang, tapi Muhammadiyah sekarang ini relatif memadai dan memiliki jumlah relawan kemanusiaan yang sudah terlatih dan mereka sudah beberapa kesempatan dikirim ke Turki, Rakhine State Rohingnya, dan berbagai negara lain,” jelasnya.

Bantuan kemanusiaan Muhammadiyah terhadap Palestina sendiri, menurutnya juga sudah dilaksanakan cukup lama lewat berbagai program kolaborasi dengan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Palestina. Selain bantuan kemanusiaan, beasiswa pendidikan tinggi, dan program pemberdayaan, Muhammadiyah diketahui telah membangun sekolah bagi para pengungsi Palestina di Beirut, Lebanon.

Atas musibah yang terjadi, beberapa program pemberdayaan yang ada kata Mu’ti akan dikonversi untuk memperkuat kebutuhan prioritas para penyintas peperangan di Gaza.

“Mungkin sumber daya dan sumber dana yang kita punya akan kita alihkan untuk kepentingan yang lebih immediate atau kepentingan relief terutama untuk membantu mereka yang menjadi korban dari perang ini,” ungkapnya.

Kepada kaum muslimin dan bangsa Indonesia, Abdul Mu’ti tak lupa berpesan agar ikut memperkuat solidaritas terhadap bangsa yang terjajah selama 75 tahun tersebut.

“Selama ini (dukungan) telah dilakukan oleh bangsa Indonesia mendukung perjuangan bangsa Palestina, namun ini sekarang memang perlu untuk diperkuat lagi,” pesannya.

“Mudah-mudahan kami bisa berbuat yang bermanfaat untuk membantu masyarakat sipil yang menjadi korban dari Perang Israel Palestina ini,” pungkas Mu’ti, (**).

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

Gerak Cepat, STIMI Yapmi Makassar Awali 2026 dengan Dua MoU

2 Januari 2026 - 20:49 WITA

Capaian Kinerja Terbaik, Pemprov Sulteng Raih Prestasi SPM Awards 2025 Tingkat Nasional

26 Mei 2025 - 09:50 WITA

Yatim Piatu Binaan ” Marwan Aras Center” (MAC) Mendapat Bantuan Uang Tunai

17 Mei 2025 - 10:40 WITA

Saudi Apresiasi Indonesia Kelola Haji secara Profesional dan Humanis

18 Januari 2025 - 14:21 WITA

BPIH 2025 Turun, Kepala Badan Penyelenggara Haji Apresiasi Menag dan DPR

9 Januari 2025 - 11:25 WITA

Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infratruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

27 Desember 2024 - 09:34 WITA

Trending di Nasional