Menu

Mode Gelap
MenPAN-RB Kagumi Mal Pelayanan Publik Pemda Gowa Kapolri dan Ketum PSSI Bertemu, Pastikan Penyelenggaraan Piala Presiden Berjalan Aman dan Lancar Menhub Ungkap Progres Pembangunan Bandara di IKN, Di Laut Disediakan Pinisi Fase Pemulangan, 166 Ribu Jemaah Tiba di Tanah Air BPS Sebut Sulsel Mengalami Surplus Perdagangan Ekspor – Impor Sebesar 390,86 Juta Dollar Amerika 

Internasional · 4 Agu 2022 08:06 WITA

ASEAN EU Higher Education Fair 2022 Temukan Peluang Studi Perjalanan Hidup yang Tak Terlupakan


 ASEAN EU Higher Education Fair 2022 Temukan Peluang Studi Perjalanan Hidup yang Tak Terlupakan Perbesar

Jakarta, 3 Agustus 2022, Diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan besar peringatan 45 tahun hubungan dialog, Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Uni Eropa (UE). Pameran Pendidikan Tinggi ASEAN – Uni Eropa (AEHEF), akan diadakan secara virtual pada Sabtu 6 Agustus 2022.

Pendidikan tinggi memainkan peran penting dalam pemulihan pasca COVID-19 dan upaya untuk mengatasi tantangan seperti perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, transformasi digital, atau populasi masyarakat yang makin menua. Menggarisbawahi visi bersama ASEAN – Uni Eropa, dan komitmen kuat untuk mendorong pendidikan tinggi secara strategis menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan, AEHEF mendatang akan menampilkan lebih dari 120 universitas terkemuka dari Asia Tenggara dan Eropa.

Mitra dan program lain yang juga akan berpartisipasi antara lain ASEAN University Networks (AUN), Erasmus+, EURAXESS ASEAN, Global Campus of Human Rights Asia Pacific (APMA) dan SHARE.

AEHEF akan menyoroti kekuatan bersama ASEAN dan Uni Eropa – kekayaan dalam keragaman, sambil memungkinkan para peserta untuk mendapatkan manfaat dari aset akumulatif keunggulan akademik, program pendidikan, beasiswa, dan peluang mobilitas di kedua kawasan.

“Sekretariat ASEAN bangga melakukan kolaborasi dengan Uni Eropa karena sejalan dengan peluncuran Peta Jalan ASEAN Higher Education Space 2025 dan rencana implementasinya. Kami membayangkan Ruang Pendidikan Tinggi ASEAN yang tangguh dan berkelanjutan, yang memungkinkan harmonisasi dan internasionalisasi sistem pendidikan tinggi di kawasan ini,” kata Ms Rodora T. Babaran, Direktur Pengembangan Manusia, Departemen Komunitas Sosial Budaya ASEAN, Sekretariat ASEAN
Elizabeth Te, Kuasa Usaha, a.i., Misi Tetap Filipina untuk ASEAN, juga Koordinator Negara untuk Hubungan Dialog ASEAN-UE menekankan, “Kami dengan tulus berterima kasih kepada Uni Eropa atas komitmennya untuk memperkuat dan mendukung pendidikan tinggi di ASEAN dan kontribusi terhadap pembangunan Komunitas ASEAN.

Kami mendorong para siswa dan kaum muda untuk mencari kesempatan belajar dan pelatihan baik di ASEAN maupun di negara-negara anggota Uni Eropa. Belajar di luar negeri akan memperluas perspektif kita, dan mengubah cara kita memandang dunia. Mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela pernah berkata, “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia.” Kami mengundang Anda, para pemimpin masa depan kami, untuk memperdalam pengetahuan Anda guna menjadikan dunia kami tempat yang lebih baik.”

Igor Driesmans, Duta Besar Uni Eropa untuk ASEAN mengatakan, “Tahun 2022 memang sangat istimewa bagi kita semua. Komisi Eropa menetapkan 2022 sebagai Tahun Pemuda Eropa. Di tahun ini, kita juga memperingati 35 tahun program Erasmus (program pendidikan tinggi yang didanai Uni Eropa) dan 45 tahun Hubungan Dialog Uni Eropa-ASEAN.

Pendidikan tinggi dan mahasiswa selalu menjadi elemen penting dalam hu.bungan kami dengan ASEAN. Mereka memainkan peran penting di masa depan kedua wilayah kita. Melalui pameran pendidikan tinggi virtual ini, kami dapat menyebarkan berita tentang peluang studi Uni Eropa dan ASEAN ke lebih banyak siswa dan akademisi dari seluruh ASEAN.”
Di ASEAN, pendidikan memainkan peran penting dalam mempromosikan integrasi regional, pembangunan berkelanjutan, dan kemakmuran.

AEHEF akan berkontribusi pada upaya ASEAN untuk mempromosikan kesetaraan pendidikan, akses pendidikan tinggi, dan mobilitas intra-regional di antara mahasiswa dan peneliti. Ini menunjukkan strategi ASEAN dalam menjadikan pendidikan relevan dan efektif bagi semua warga negara melalui berbagai inisiatif kerja sama.
Pameran Pendidikan Tinggi ASEAN-EU 2022 akan diadakan secara virtual pada hari Sabtu, 6 Agustus 2022, mulai pukul 09.30-18.00 (GMT+7). Pameran ini menjadi pintu gerbang menuju pendidikan tinggi dan peluang pengembangan karir akademik di Eropa dan Asia Tenggara bagi mahasiswa, peneliti, dan institusi akademik.

Para peserta pameran adalah universitas terkemuka di negaranya masing-masing, seperti Ecole Ferrieres – Hospitality, Gastronomy, and Luxury (Prancis), Institut Teknologi Bandung (Indonesia), National University of Singapore (NUS), University of Groningen (Belanda), University College Dublin, University of Sopron, University of Latvia dan Vietnam National University Ho Chi Minh City (VNUHCM). Setidaknya 3.000 pengunjung akan mendapatkan informasi langsung mengenai berbagai program akademik dan beasiswa. Selain itu akan ada 18 webinars dan presentasi negara. Para peserta juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan semua peserta pameran melalui ‘live chat’ dari pameran virtual.

Pelajari lebih lanjut dan daftar di: https://engage.eu/asean-eu-higher-education-fair-2022/ – SELESAI –
Catatan untuk Editor Tentang ASEAN
Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) didirikan pada 8 Agustus 1967 dan terdiri dari sepuluh Negara Anggota: Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Pada tanggal 31 Desember 2015, Komunitas ASEAN secara resmi dibentuk. Sekretariat ASEAN berkedudukan di Jakarta, Indonesia. Info lebih lanjut di: https://asean.org

Kanal Media Sosial ASEAN
Twitter: @ASEAN
Facebook: @aseansecretariat Instagram: @ASEAN
LinkedIn: The ASEAN Secretariat
Tentang Uni Eropa
Uni Eropa (UE) adalah serikat ekonomi dan politik dari 27 Negara Anggota dengan populasi 447 juta. Bersama, UE telah membangun zona stabilitas, demokrasi, dan pembangunan berkelanjutan sambil mempertahankan keragaman budaya, toleransi, dan kebebasan individu. Pada tahun 2012, Uni Eropa dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian untuk memajukan tujuan perdamaian, rekonsiliasi, demokrasi dan hak asasi manusia di Eropa. UE adalah blok perdagangan terbesar di dunia, dan sumber dan tujuan investasi asing langsung terbesar di dunia. Secara kolektif, UE dan Negara-negara Anggotanya adalah donor terbesar dari Official Development Assistance (ODA), yang menyediakan lebih dari setengah ODA secara global.

27 Negara Anggota UE (dalam urutan protokol) adalah: Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Prancis, Kroasia, Italia, Siprus, Latvia, Lituania, Luksemburg, Hongaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Rumania, Slovenia, Slovakia, Finlandia, dan Swedia.

Cari tahu lebih lanjut di:
Uni Eropa dan hubungan kerjasamanya dengan ASEAN, akses: http://eeas.europa.eu/asean Microsite: https://euinasean.eu
Kanal Media Sosial Uni Eropa
EU in ASEAN Facebook EU in ASEAN Twitter EU in ASEAN Instagram EU in ASEAN Youtube
Untuk pertanyaan lebih lanjut, bisa menghubungi:
Martanova Hartoyo, marta@eupop-asean.eu Peerawit Khantisuk, pop@eupop-asean.eu Daniel Darmawan, daniel.darmawan@ehef.id

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

KNO 02 Delay Lebih Lima Jam, Kemenag Minta Garuda Profesional

25 Juni 2024 - 07:31 WITA

Tahun Depan, Indonesia Dapat 221 Ribu Kuota Haji

20 Juni 2024 - 06:11 WITA

12 Kloter Tutup Rangkaian Keberangkatan Jemaah Haji Indonesia dari Madinah ke Makkah

1 Juni 2024 - 21:04 WITA

UNJ dan University of Canberra Jajaki Kerjasama program double degree Magister Pendidikan Bahasa

22 Februari 2024 - 16:20 WITA

Beri Kontribusi Nyata Misi Perdamaian, UNMISS Beri Penghargaan Personel Polri

1 Februari 2024 - 13:32 WITA

Tahun ini, Indonesia akan Berangkatkan 241 ribu Jemaah Haji 

9 Januari 2024 - 11:51 WITA

Trending di Internasional