Menu

Mode Gelap
Update Haji 2025: Petugas Mulai Diberangkatkan ke Arafah Sidang Isbat: Hari Raya Idul Adha 6 Juni 2025 Wagub Sulsel Minta TPID dan TP2DD Bergerak Tepat Sasaran Daker Bandara Siap Sambut Kedatangan Gelombang II Jemaah Haji di Jeddah Sempat Viral di Medsos Sejumlah Koper CJH SUB di Madinah Diturunkan dari Bus, Berikut Penjelasannya!

News · 7 Okt 2022 12:25 WITA

Menjaga Kebersihan dan Kelestarian Gunung Kita Diskusi Bareng Kang Djukardi


 Menjaga Kebersihan dan Kelestarian Gunung Kita Diskusi Bareng Kang Djukardi Perbesar

Makassar — Kegiatan Ngobrol bersama atau diskusi bersama komunitas pecinta alam Makassar, sekilas kelestarian alam atau menyangkut kebersihan alam yang ada di pegunungan Sulawesi Selatan khususnya, bersama kang Djukardi ” Bongkeng Adriana dan Galih Donikara Team EAST, di Eiger adventure flagship store di jalan Andi Djemma kota Makassar. Kamis (06/11/2022)

Puluhan dari berbagai komunitas maupun Mapala yang turut hadir dalam diskusi lepas ini, dengan tema melestarikan alam pegunungan yang dijadikan objek wisata maupun kegiatan pendakian yang rutinitas dilakukan para penggiat alam bebas.

Dari diskusi ini bagaimana membuka suatu diskusi seputar kebersihan dan kelestarian alam, yang sekarang menjadi polemik di tengah penggit alam bebas. Seperti ada beberapa gunung di Sulawesi Selatan yang sudah menjadi sarana pembuangan sampah para orang – orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal gunung adalah objek wisata yang harus di jaga kelestarian dari segi kebersihan sehingga tetap hijau nan sejuk.

Dari diskusi ini lewat Djukardi yang akrab disapa kang Bongkeng bersama Galih Donikara Team EAST Eiger, telah memberikan inspirasi para penggiat alam bebas untuk kembali bersama – sama memperhatikan kelestarian alam kita. Perlunya adanya kesadaran para penggiat alam untuk tidak membuang sampah sembarangan atau setidaknya membawa sampah ke atas gunung.

“Sangat bersyukur dapat berkumpul bersama teman-teman pecinta alam khususnya di Makassar, kebetulan juga sudah lama dapat menginjak kan kaki lagi kemakassar, lewat diskusi tadi bagaimana mengalih lagi potensi yang ada, yaitu salah satunya membangun kerja sama untuk membuat kegiatan kebersihan digunung, lewat ini sehingga kami dapat gagas bersama teman – teman pecinta alam untuk bersama melestarikan gunung. Jelasnya (kang bongkeng)”

” Lanjutnya, kegiatan ini menjadi program insya Allah untuk tahun depan, karena kita baru pertama bertemu dan membahas soal kegiatan ini, jadi kedepannya akan dilanjut dan bersama – sama membahas untuk kegiatan kita bersama. Pungkasnya ”

Dari diskusi ini banyak keluh kesah para penggiat alam, bahwa banyaknya tidak keprihatinan untuk kelestarian gunung kita di Sulsel karena hampir semua gunung dijadikan tempat sampah, dan tidak adanya pengelolaan dengan baik sehingga pendaki begitu saja bebas naik tanpa ada tata tertib atau aturan yang berlaku kepada mereka, setidaknya ada tata tertib untuk pendakian untuk membawa sampahnya kembali turun dan tidak meninggalkan diatas gunung.

” Ahmad Shodiq selaku branch manager, mengungkapkan, Sangat berterima kasih untuk teman-teman pecinta alam Makassar, kedepan dapat bekerjasama dalam melindungi alam kita, agar tetap bersih dan bebas sampah. Sehingga kedepannya kita dapat berkalaborasi bersama menjaga gunung kita. Salam lestari. Tutupnya ” Tutup.

(MM/Fgr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Tim Kreatif

Baca Lainnya

72 Wisudawan STIMI Yapmi Makassar Siap Berkompetisi di Dunia Kerja

13 April 2026 - 13:48 WITA

Kepala LLDIKTI Wilayah IX Akan Hadir dalam Acara Wisuda Sarja ke XXIII STIMI Yapmi Makassar

31 Maret 2026 - 14:57 WITA

Di Penghujung Ramadhan, Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Kembali Berbagi Bingkisan untuk Warga dan Jamaah

20 Maret 2026 - 13:13 WITA

Ribuan Warga Makassar Shalat Idul Fitri di Kampus Unismuh Makassar

20 Maret 2026 - 11:57 WITA

IKA Alumni SMAN 4 Makassar Angkatan 87 Gelar Buka Puasa Bersama di Cafe Langit/Ulu Juku

15 Maret 2026 - 12:20 WITA

Yayasan Marwan Aras Center (MAC) Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim dan Dhuafa di Bulan Ramadhan 1447 H

13 Maret 2026 - 22:53 WITA

Trending di News